kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.546.000   -13.000   -0,51%
  • USD/IDR 18.159   -7,00   -0,04%
  • IDX 5.057   -41,01   -0,80%
  • KOMPAS100 651   -4,49   -0,68%
  • LQ45 515   -0,12   -0,02%
  • ISSI 169   -2,02   -1,18%
  • IDX30 290   0,46   0,16%
  • IDXHIDIV20 392   3,47   0,89%
  • IDX80 75   -0,37   -0,49%
  • IDXV30 109   1,70   1,58%
  • IDXQ30 98   0,32   0,33%

Ini alasan Giant tutup seluruh gerai minimarket


Jumat, 29 November 2019 / 18:13 WIB
ILUSTRASI. Giant Mart di Perumahan Citra III, Jakarta Barat.


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Handoyo

Selain Indomaret milik PT Indomarco Prismatama yang jumlah gerainya sampai kuartal III 2019 mencapai 17.200 gerai, masih ada Alfa Mart milik PT Sumber Alfaria Trijaya, Alfamidi, dan Lawson.

Baca Juga: HERO: Ikea Jakarta Garden City dan Bandung beroperasi kuartal IV 2020

"Kami ingin fokus dengan format yang ada, kami tidak mau main kesana. Jadi kami punya tiga gerai (Giant Mart) dan itu pun hanya trial, jadi kami tutup semua," lanjutnya.

Penutupan minimarket Giant merupakan "percobaan" gagal yang kesekian.

Sebelumnya, pada tahun 2015, HERO juga menutup seluruh operasional gerai convenience store Starmart miliknya.

Sebanyak 50 gerai Starmart kala itu ditutup dan sebagian besar gerainya dijual kepada PT Fajar Mitra Indah yang merupakan pemilik gerai Family Mart.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×