kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.798   -30,00   -0,18%
  • IDX 8.133   100,74   1,25%
  • KOMPAS100 1.147   15,50   1,37%
  • LQ45 830   8,74   1,07%
  • ISSI 288   4,74   1,67%
  • IDX30 432   5,06   1,19%
  • IDXHIDIV20 517   4,52   0,88%
  • IDX80 128   1,58   1,25%
  • IDXV30 140   1,24   0,89%
  • IDXQ30 140   1,08   0,78%

Ini alasan Giant tutup seluruh gerai minimarket


Jumat, 29 November 2019 / 18:13 WIB
Ini alasan Giant tutup seluruh gerai minimarket
ILUSTRASI. Giant Mart di Perumahan Citra III, Jakarta Barat.


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Handoyo

Selain Indomaret milik PT Indomarco Prismatama yang jumlah gerainya sampai kuartal III 2019 mencapai 17.200 gerai, masih ada Alfa Mart milik PT Sumber Alfaria Trijaya, Alfamidi, dan Lawson.

Baca Juga: HERO: Ikea Jakarta Garden City dan Bandung beroperasi kuartal IV 2020

"Kami ingin fokus dengan format yang ada, kami tidak mau main kesana. Jadi kami punya tiga gerai (Giant Mart) dan itu pun hanya trial, jadi kami tutup semua," lanjutnya.

Penutupan minimarket Giant merupakan "percobaan" gagal yang kesekian.

Sebelumnya, pada tahun 2015, HERO juga menutup seluruh operasional gerai convenience store Starmart miliknya.

Sebanyak 50 gerai Starmart kala itu ditutup dan sebagian besar gerainya dijual kepada PT Fajar Mitra Indah yang merupakan pemilik gerai Family Mart.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×