kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.564   166,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Ini dia produk terakhir Paramount Land di 2014


Rabu, 03 Desember 2014 / 18:02 WIB
Ini dia produk terakhir Paramount Land di 2014
ILUSTRASI. Honda BR-V terbaru pada pameran otomotif?Indonesia International Motor Show 2023 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (16/2/2023). KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Hendra Gunawan | Editor: Hendra Gunawan

TANGERANG. Paramount Land kembali meluncurkan produk terbarunya, La Bella@Milano Village di Gading Serpong.

Presiden Direktur Paramount Land, Ervan Adi Nugroho, mengungkapkan setelah sukses meluncurkan 10 produk rumah selama tahun 2014, La Bella@Milano Millage merupakan produk terakhir yang menutup tahun 2014.

La Bella@Milano Village terletak di sebelah selatan kota Gading Serpong dan berada di jalan penghubung antara dua kota besar yaitu Gading Serpong dan BSD City yang menjadikan lokasi perumahan ini sangat strategis.

“Dalam berinvestasi di properti, lokasi merupakan faktor yang sangat penting. Baik untuk tempat tinggal ataupun usaha,” ujar Ervan dalam rilisnya, Rabu (3/12).

La Bella@Milano Village ini diluncurkan sebanyak 266 unit dengan Luas Tanah 48 m2 dan Luas Bangunan 61 m2. Paramount Land memasang harga di kisaran Rp 897-998 juta untuk setiap unitnya. Menurut Ervan, saat ini seluruh unitnya sudah terjual habis.

Optimistis di 2015

Kendati ada dampak dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), yang menyebabkan kenaikan harga kebutuhan lainnya, Paramount Land tetap optimistis dalam menyambut 2015.

Menurut Ervan, kenaikan harga BBM memang memberi pengaruh terhadap melonjaknya harga kebutuhan lain, namun ia melihat kemampuan pasar untuk menyerap properti tetap di jalur positif.

Salah satu indikatornya kata dia, saat ini banyak investor asing yang masuk ke sektor properti di Indonesia. Hal itu membuktikan bahwa negeri ini menjadi magnet investasi.

“Walau banyak pengamat mengatakan properti 2015 melesu, tapi kami tetap optimis, sebab kebutuhan rumah tapak masih tinggi,” ujarnya.

Karena itu, di tahun depan, Paramount akan tetap ekspansif dan membangun beberapa produk landed house, komersial seperti ritel dan perkantoran, serta kondominium. “Kami tetap mengusung konsep rumah compact, karena pasarnya masih bagus,” tuturnya.

Hingga akhir November 2014 kemarin, Paramount Land telah membukukan penjualan sebesar Rp 2,8 triliun. Adapun untuk tahun depan, Paramount menargetkan marketing sales sebesar Rp 3,1 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×