kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45806,19   -5,40   -0.67%
  • EMAS1.065.000 1,04%
  • RD.SAHAM 0.85%
  • RD.CAMPURAN 0.40%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.10%

Ini lima cara menjaga lingkungan di rumah


Senin, 31 Oktober 2016 / 13:36 WIB
Ini lima cara menjaga lingkungan di rumah

Sumber: rumahku.com | Editor: Rizki Caturini

Kesadaran masyarakat terhadap pemanasan global dan kerusakan lingkungan kian meningkat secara substansial beberapa tahun terakhir. Kita sekarang tahu penggunaan bahan bakar fosil menyebabkan banyak masalah bagi planet kita tinggal.

Kita juga tahu kerusakan alam saat ini makin menjadi. Penggundulan hutan, penambangan, dan pengeboran minyak membunuh spesies dengan kecepatan tinggi dan menghancurkan ekosistem. 


Jadi bila kita sadar kerusakan itu telah terjadi, kita juga harus sadar untuk melakukan sesuatu guna memperbaikinya. Anda dapat melakukannya dari tindakan sederhana melalui perilaku dan kebiasaan hidup sehari-hari.

Ada beberapa langkah yang dapat Anda terapkan. Di antaranya, pertama Anda dapat menghemat energi listrik dengan menggunakan lampu ramah lingkungan, seperti lampu jenis LED atau neon. 

Bila Anda berpikir soal permasalahan harga lampu LED yang masih lumayan tinggi, maka Anda harus berpikir soal daya tahan dan penghematan daya serap energi listriknya.

Penggunaan lampu jenis LED 10 kali lebih lama, dibanding lampu biasa. Daya serapnya terhadap energi listrik hanya seperempat dari lampu standar.

Kedua, Anda dapat menghadirkan tanaman dalam ruangan di rumah Anda. Tidak hanya memberi tampilan yang berbeda, tanaman dalam ruangan akan menyerap polutan berbahaya yang ada di ruangan rumah.

Ketiga, gunakan produk pembersih ramah lingkungan. Saat ini telah banyak tersedia di pasaran produk pembersih ramah lingkungan, jadi tidak perlu lagi merasa ragu untuk beralih dari pembersih berbahaya yang dapat mengganggu kesehatan dan dapat merusak lingkungan.

Keempat, daur ulang kotoran di rumah. Anda dapat memanfaatkan sampah organik Anda, seperti kulit telur, buah, sisa sayuran, buku kopi dan teh untuk dijadikan pupuk kompos.

Kelima, untuk menghemat penggunaan air sebaiknya jangan pernah menyiram tanaman Anda di siang hari. Siramlah taman Anda di pagi dan malam hari,  saat udara lembab air tidak akan mudah menguap, sehingga hasilnya akan lebih efektif.

Anda juga dapat menggunakan air bekas cucian untuk menyiram rumput, asal tidak berasal sabun yang keras dan beracun. Selain itu, untuk menghemat air Anda juga perlu membatasi waktu mandi Anda. Kadang, saat mandi kita sering lupa waktu dan membuang-buang air dalam jumlah besar.

Cara sedikit unik untuk mengingatkan agar tidak lupa diri, cobalah pasang alarm untuk membatasi waktu mandi Anda. Seperti halnya, set selama lima menit dan keluar saat alarm berbunyi.

(sumber : Rumahku.com)

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×