kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Ini strategi Indika Energy (INDY) tingkatkan kinerja


Minggu, 05 Mei 2019 / 19:19 WIB


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Kendati tren penurunan harga batubara berlanjut, PT Indika Energy terus mengoptimalkan produksi batubara. Hingga kuartal 1 2019, mereka sudah mengeduk 8,3 juta ton batubara.

Head Of Corporate Communication INDY Leonardus Herwindo menyampaikan Kideco menargetkan produksi batubara tahun ini sebanyak 34 juta ton, sementara itu untuk target produksi MUTU tahun ini sebesar 1,5 juta ton, yang mana sepanjang kuartal pertama 2019 produksinya mencapai 400.000 ton.

“Sejauh ini produksi batubara Indika Energy Group sesuai dengan target produksi,” ujarnya pada Kontan, Jumat (3/5).

Namun, emiten berkode saham INDY ini harus mencatat penurunan kinerja kuangan pada kuartal pertama ini lantaran adanya penurunan harga batubara, pendapatan dari Kideco menurun yang menyebabkan pendapatan dan laba juga menyusut. Mereka menorehkan pendapatan sebesar US$ 700,7 juta atau turun 13,4% dari tahun sebelumnya.

Oleh karena itu, sambungnya, INDY bakal terus meningkatkan efisiensi dan produktivitas operasional, menjalankan pembelanjaan modal dengan cermat, serta melihat peluang untuk diversifikasi usaha.

“Seperti yang telah kami lakukan sejak tahun lalu, sampai sekarang Indika Energy Group telah memiliki tambahan tiga anak usaha baru yang diantaranya bergerak dalam bidang emas dan teknologi,” paparnya.

Guna memaksimalkan kinerja operasional, INDY menerapkan teknologi pertambangan untuk meningkatkan kinerja usaha.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×