kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Ini Strategi Pupuk Kaltim Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan


Kamis, 26 Januari 2023 / 14:08 WIB
Ini Strategi Pupuk Kaltim Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan
ILUSTRASI. Pabrik Pupuk Kaltim


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) terus melakukan strategi bisnis dengan mengedepankan pembangunan berkelanjutan. Langkah-langkah yang dilakukan diharapkan bisa mendorong kinerja perseroan ke depan dengan pertumbuhan profitabilitas yang terus meningkat.

Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi, mengatakan strategi perusahaan yang difokuskan pada tiga pilar. Pertama, keunggulan operasional dan rantai pasok melalui efisiensi energi dan optimalisasi infrastruktur.

Kedua, keunggulan diversifikasi dengan mengembangkan bisnis di sektor hilirisasi petrokimia serta energi terbarukan. Ketiga, jangkauan pasar dengan peningkatan kapasitas domestik serta ekspansi di pasar global.

Strategi itu telah berbuah positif dimana dalam sembilan bulan pertama tahun 2022, Pupuk Kaltim telah membukukan laba Rp 12,94 triliun.

"Hal itu juga ditunjang dengan pabrik perseroan yang dapat diandalkan dengan konsumsi energi yang rendah, sehingga proses produksi menjadi lebih efisien dan kompetitif." kata Rahmad Pribadi dalam keterangan resminya, Kamis (26/1).

Baca Juga: Ini Langkah Strategis Pupuk Kaltim dalam Mendorong Pertumbuhan Bisnis

Pupuk Kaltim menjadi salah satu unit Pupuk Indonesia pada 2012 dan kini menjadi produsen urea dan amoniak terbesar di Indonesia. Perusahaan yang berbasis di Kalimantan itu memiliki 13 pabrik, termasuk lima pabrik amonia dengan kapasitas 2,74 juta ton per tahun dan lima pabrik urea yang memproduksi 3,44 juta ton per tahun.

Lokasi pabrik Pupuk Kaltim di Kota Bontang Kalimantan Timur ditunjang dengan fasilitas logistik dan greenport yang baik. Kehadiran greenport dapat menciptakan efisiensi di bidang produksi, sehingga rasio per ton pupuk dan produk lain yang dihasilkan semakin meningkat.

Sejalan dengan prinsip Environment, Social and Governance (ESG), Pupuk Kaltim pun mengembangkan berbagai terobosan untuk menjadi pionir dalam transisi energi hijau pada industri petrokimia di Indonesia. Hal ini diwujudkan melalui kinerja sangat baik dalam pemanfaatan energi secara bertanggung jawab dan efisien, guna mendukung tercapainya target Nationally Determined Contribution (NDC).

Di sisi lain, Pupuk Kaltim juga gencar melakukan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan sebagai bagian penerapan prinsip ESG. Dalam rangka Peringatan Bulan K3 Nasional (BK3N) 2023, perseroan menggelar seminar P2HIV/Aids dan Defensive Riding bagi pelajar tingkat SMA Sederajat di Kota Bontang.

Ketua Pelaksana BK3N 2023 Pupuk Kaltim Bondar Priandono, mengungkapkan kegiatan ini kesinambungan upaya Pupuk Kaltim dalam mengedukasi masyarakat khususnya remaja produktif usia sekolah, akan pentingnya memahami tumbuh kembang diri secara fisik maupun pola pikir, karena remaja merupakan usia rentan untuk terpengaruh berbagai hal baru yang bisa saja mengarah pada konsekuensi negatif.

Melalui kegiatan ini, para peserta bisa mendapat pengetahuan tambahan terkait tumbuh kembang remaja, serta mampu membentengi diri dari potensi negatif seperti penyebaran HIV/Aids maupun narkotika dengan menjaga diri dan pergaulan secara baik.

Baca Juga: Pupuk Indonesia Grup Catatkan Produksi 18,84 Juta Ton Sepanjang 2022

“Begitu juga dengan Defensive Riding sebagai upaya meningkatkan awareness bagi para pelajar, agar ke depan makin patuh terhadap aturan dalam berlalu lintas serta mengedepankan aspek keselamatan saat berkendara," ujar Bondar.

Wali Kota Bontang Basri Rase, mengapresiasi peran serta Pupuk Kaltim dalam mendukung tumbuh kembang remaja melalui edukasi, dengan membekali para pelajar akan pentingnya menjaga diri dan menjauhi berbagai hal negatif yang jelas merugikan diri dan masa depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×