kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.024.000   -25.000   -0,82%
  • USD/IDR 16.960   17,00   0,10%
  • IDX 7.586   -124,85   -1,62%
  • KOMPAS100 1.060   -17,16   -1,59%
  • LQ45 776   -11,77   -1,49%
  • ISSI 267   -5,67   -2,08%
  • IDX30 410   -8,94   -2,13%
  • IDXHIDIV20 507   -8,43   -1,64%
  • IDX80 119   -2,14   -1,77%
  • IDXV30 137   -1,76   -1,26%
  • IDXQ30 133   -2,57   -1,90%

Permintaan Listrik PLN Melonjak, Stok Batubara PLTU Paiton Tinggal Enam Hari


Jumat, 06 Maret 2026 / 16:11 WIB
Permintaan Listrik PLN Melonjak, Stok Batubara PLTU Paiton Tinggal Enam Hari


Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Independent Power Producer (IPP) atau pembangkit listrik swasta yang mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton, PT Paiton Energy mengungkap adanya peningkatan permintaan produksi listrik dari PLN jauh melebihi rencana sebelumnya.

Chief Financial Officer (CFO) PT Paiton Energy, Bayu Anggoro Widyanto mengatakan, kondisi ini menyebabkan tingkat konsumsi batubara meningkat secara signifikan. Sehingga stok batubara menurun dengan cepat dan memaksa pihaknya melakukan penyesuaian pada tingkat produksi.

Per hari ini, Jumat (06/03/2026) Hari Operasi Pembangkit (HOP) listrik atau ketahanan stok bahan bakar (batu bara) PLTU Paiton telah menyentuh angka 6 hari.

Baca Juga: Win&Co Group Perkuat Ekspansi Bisnis Kakao, Siapkan Fase Pertumbuhan Baru

“Per hari ini, stok batubara PLTU Paiton Energy berada pada kisaran 6 hari HOP,” ungkapnya kepada Kontan, Jumat (06/03/2026).

Di sisi lain, Bayu menyebut, saat ini terdapat beberapa kendala cuaca yang sempat menyebabkan keterlambatan pengiriman batubara ke PLTU Paiton. Namun secara umum, pasokan batubara ke PLTU masih berlangsung sesuai dengan rencana pengiriman yang telah disepakati dengan pemasok.

“Permasalahan utama yang kami hadapi saat ini adalah tingginya permintaan produksi listrik dari PLN yang jauh melebihi perencanaan operasi PLN sebelumnya,” kata dia.

Adapun terkait pasokan batubara, Bayu mengakui pasokan batubara yang diterima PLTU Paiton masih berada di bawah kebutuhan yang diperlukan.

“Apabila tingkat permintaan produksi listrik dari PLN tetap tinggi hingga akhir tahun, maka kebutuhan batubara PLTU Paiton Energy diperkirakan mencapai sekitar 9 juta ton. Sementara itu, volume batubara yang telah terkontrak saat ini hanya sekitar 6,7 juta ton, sehingga masih terdapat potensi kekurangan pasokan yang cukup signifikan,” jelasnya.

Sebelumnya, dalam catatan Kontan, Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia (APLSI) menyebut hingga saat ini belum ada tambahan suplai batubara untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang dipegang oleh Independent Power Producer (IPP).

Dewan Pengawas APLSI, Joseph Pangalila menyebut penambahan pasokan belum diterima oleh IPP karena belum adanya komitmen dari supplier batubara yang biasanya ditetapkan melalui surat tertulis dari Kementerian ESDM melalui Direktorat Dirjen Minerba.

“Suplai batu bara ke pembangkit anggota APLSI masih belum bertambah. Kami juga belum dapat komitmen dari suplaier mengenai adanya tambahan suplai. Mungkin mereka masih menunggu penugasan secara tertulis,” ungkap Joseph kepada Kontan, Kamis (05/03/2026).

Baca Juga: SKK Migas Tunggu Rampung Kompensasi Lahan untuk Groundbreaking LNG Abadi Masela

Joseph mengatakan hingga saat ini HOP (Hari Operasi Pembangkit) PLTU yang dipegang oleh IPP, masih bervariasi antara 10 hari hingga di bawah 10 hari.

“HOP pembangkit masih bervariasi, ada yang di atas 10 hari dan ada juga yang masih di bawah 10 hari,” ungkapnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Financial Statement in Action AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×