Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Consumer Electronics Show (CES) 2026, pameran teknologi terbesar dunia masih menjadi barometer arah inovasi global. Di ajang ini, berbagai perusahaan teknologi mulai memaparkan visi dan strategi terbaru mereka.
Ajang ini kerap menjadi panggung pengumuman terobosan di bidang kecerdasan buatan, perangkat rumah tangga, hingga solusi lintas industri.
Salah satunya LG Electronics. Perusahaan asal Korea Selatan itu menekankan pengembangan kecerdasan buatan (AI) yang berorientasi pada aksi nyata dan nilai praktis bagi pengguna.
Baca Juga: Telkomsel–ITB Resmikan AI Innovation Hub Pertama di Indonesia, Dorong Talenta Digital
LG menyoroti tiga pilar utama strategi, yakni affectionate intelligence menjadi AI yang mampu bertindak secara proaktif, keunggulan perangkat berbasis teknologi inti, serta pembangunan ekosistem terhubung yang menjangkau rumah, kendaraan, hingga ruang komersial.
CEO LG Electronics, Lyu Jae-cheol menjelaskan, pendekatan AI in Action dibangun untuk mendukung visi zero labor home. "Perangkat cerdas berfungsi sebagai agent appliances yang bekerja secara kolektif mengelola tugas harian pengguna. Dengan begitu, AI tidak hanya berinteraksi, tetapi mengambil peran aktif dalam kehidupan sehari-hari," ujar Lyu, dalam keterangannya, Selasa (6/1)
Selain sektor rumah tangga, LG memperluas penerapan affectionate intelligence ke kendaraan dan ruang komersial. Solusi AI in-vehicle memungkinkan pengalaman berkendara yang lebih personal,. Sementara pengembangan teknologi HVAC untuk pusat data AI merupakan upaya LG mendukung infrastruktur digital berkelanjutan.
Selanjutnya: Protes Pedagang Iran Tewaskan Puluhan Orang, Pemerintah Janji Reformasi Ekonomi
Menarik Dibaca: Kebiasaan Hemat di 2026 yang Membuat Keuangan Lebih Aman Tanpa Terlihat Pelit
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












