Sumber: VN Express | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lima orang terkaya di Vietnam menguasai kekayaan gabungan hampir US$ 40 miliar atau sekitar Rp 672 triliun pada awal 2026.
Data ini menunjukkan semakin kuatnya peran konglomerat domestik dalam perekonomian Vietnam, mulai dari properti, perbankan, hingga penerbangan dan industri makanan.
Pham Nhat Vuong masih kokoh di puncak daftar sebagai orang terkaya Vietnam. Pendiri sekaligus Chairman Vingroup itu memiliki kekayaan bersih sekitar US$ 29,2 miliar per 12 Januari 2026, menempatkannya di peringkat ke-77 orang terkaya dunia versi Forbes.
Baca Juga: Orang Kaya Vietnam Alihkan Fokus Ekspansi ke Asia Usai Gagal Tembus Pasar Barat
Vuong membangun bisnisnya dari usaha mi instan di Ukraina pada era 1990-an, sebelum kembali ke Vietnam dan mengembangkan Vingroup menjadi raksasa bisnis lintas sektor, termasuk properti, ritel, kesehatan, kendaraan listrik, dan infrastruktur.
Kekayaannya melonjak tajam dalam beberapa tahun terakhir, dengan kenaikan sekitar US$ 23,9 miliar hanya dalam setahun, menjadikannya orang terkaya kedua di Asia Tenggara.
Di posisi kedua ada Nguyen Thi Phuong Thao, pendiri dan Chairman maskapai berbiaya murah Vietjet. Dengan kekayaan sekitar US$ 4,5 miliar, Thao menempati peringkat ke-894 dunia.
Maskapai yang didirikannya pada 2011 itu tumbuh agresif dan kini mengoperasikan lebih dari 100 pesawat, melayani lebih dari 100 rute internasional dan sekitar 40 rute domestik.
Baca Juga: Miliarder Swiss Ini Usulkan Pajak Lebih Tinggi bagi Orang Kaya
Thao dikenal sebagai perempuan miliarder swadaya pertama di Asia Tenggara dan pernah masuk daftar perempuan paling berpengaruh versi Forbes dan Bloomberg.
Peringkat ketiga ditempati Tran Dinh Long, Chairman Hoa Phat Group, dengan kekayaan sekitar US$ 2,7 miliar dan peringkat global ke-1.492.
Long mendirikan Hoa Phat pada 1992 sebagai perusahaan perdagangan mesin konstruksi, sebelum berkembang menjadi konglomerasi besar di sektor baja, properti, hingga pertanian. Perusahaannya melantai di bursa Vietnam sejak 2007.
Selanjutnya adalah Ho Hung Anh, Chairman Techcombank, dengan kekayaan sekitar US$ 2,4 miliar dan peringkat ke-1.639 dunia. Ia pertama kali masuk daftar miliarder pada 2019.
Forbes mencatat Ho Hung Anh memiliki hubungan bisnis erat dengan Nguyen Dang Quang, termasuk kerja sama investasi di Techcombank dan Masan Group.
Saat ini, Anh fokus memimpin Techcombank setelah mundur dari posisi wakil ketua Masan pada 2018.
Baca Juga: Ini 7 Pola Pikir Orang Kaya yang Bisa Mengubah Hidup Anda
Menutup daftar lima besar adalah Nguyen Dang Quang, pendiri Masan Group, dengan kekayaan sekitar US$1,1 miliar.
Ia menempati peringkat ke-3.001 dunia. Masan dikenal sebagai salah satu pemain utama di industri makanan dan minuman Vietnam, dengan merek-merek populer seperti saus cabai Chinsu dan kecap ikan Nam Ngu.
Quang memiliki kepemilikan di Masan dan Techcombank, baik secara langsung maupun melalui perusahaan pribadinya.
Baca Juga: 7 Tanda Anda Meningkat dari Kelas Pekerja Menjadi Orang Kaya Menurut Psikologi
Konsentrasi kekayaan ini mencerminkan pesatnya pertumbuhan sektor korporasi Vietnam dan meningkatnya daya saing para pengusaha lokal di kancah global.
Selanjutnya: Siap-Siap, Menkeu Purbaya Berencana Tambah Layer Tarif Cukai Rokok pada 2026
Menarik Dibaca: Hubungan Intim Renggang? Coba Sex Toys Untuk Bantu Tingkatkan Kepuasan Seksual
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













