kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.037   37,00   0,22%
  • IDX 7.095   -89,34   -1,24%
  • KOMPAS100 981   -11,73   -1,18%
  • LQ45 720   -6,96   -0,96%
  • ISSI 254   -3,11   -1,21%
  • IDX30 390   -2,97   -0,75%
  • IDXHIDIV20 485   -2,09   -0,43%
  • IDX80 111   -1,20   -1,08%
  • IDXV30 134   -0,38   -0,29%
  • IDXQ30 127   -0,82   -0,64%

IPO Krakatau Bandar Samudera terus dikawal


Kamis, 17 Mei 2018 / 17:16 WIB
ILUSTRASI. Dermaga Krakatau Bandar Samudera di Cilegon


Reporter: Eldo Christoffel Rafael | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) pegelola Pelabuhan Cigading, Banten siap melepas sahamnya ke publik. Anak usaha PT Krakatau Steel Tbk ini siap melantai di bursa (IPO) di semester II-2018.

Corporate Secretary PT Krakatau Steel Tbk Suriadi Arif mengatakan saat ini masih dalam proses persiapan IPO. "Sekarang tahap pemilihan profesi penunjang," kata Suriadi kepada Kontan.co.id, Kamis (17/5).

Mengenai potensi saham yang dilepas ke publik Suriadi belum mau membeberkan. "Masih menunggu prospektus selesai dan lembaga penjamin emisinya masih dalam tahap pemilihan," tambah Suriadi.

Sebelumnya Tonno Sapoetro, Presiden Direktur PT Krakatau Bandar Samudera menjelaskan demi mempersiapkan IPO, perusahaan terus merapikan kinerja. Tahun lalu perseroan diklaim meraup pendapatan sekitar Rp 900 miliar dengan laba Rp 192 miliar.

"Harapannya usai IPO, di 2020 nanti pendapatan minimal mencapai Rp 1,2 triliun dan net profit mencapai Rp 200 miliar," jelas Tonno, beberapa waktu lalu.

Nantinya perolehan dana IPO akan digunakan untuk ekspansi penambahan dermaga. Pada tahun 2017, kapasitas dermaga mencapai 17,6 juta ton per tahun. Harapan KBS pada tahun 2020 kapasitas dermaga bisa melonjak menjadi 40 juta ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×