kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.498   -32,00   -0,18%
  • IDX 6.713   -146,20   -2,13%
  • KOMPAS100 893   -22,92   -2,50%
  • LQ45 657   -12,48   -1,86%
  • ISSI 242   -5,57   -2,25%
  • IDX30 371   -6,01   -1,59%
  • IDXHIDIV20 455   -6,43   -1,39%
  • IDX80 102   -2,19   -2,11%
  • IDXV30 130   -2,09   -1,59%
  • IDXQ30 119   -1,46   -1,21%

Jadwal penerbangan Lion Air paling sering molor


Sabtu, 06 Agustus 2011 / 09:56 WIB
ILUSTRASI. Harga Redmi K30S disebut ada di angka Rp 5,4 jutaan, diklaim jadi HP dengan Snapdragon 865 termurah saat ini.


Reporter: Sofyan Nur Hidayat, Gloria Haraito | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Lion Air tercatat sebagai maskapai yang paling buruk dalam ketepatan waktu atawa on time performance (OTP) di Indonesia. Berdasarkan hasil rekap Kementerian Perhubungan (Kemhub) selama caturwulan I-2011, OTP rata-rata Lion Air hanya mencapai 66,45%.

Menurut catatan Kemhub, ini bukan kali pertama maskapai milik PT Lion Mentari Airlines itu mencetak kinerja yang buruk dalam OTP. Selama Januari-April 2011, OTP Lion Air sempat mencapai titik terendah yakni 54,30% pada bulan Februari. Sedangkan OTP tertinggi dicapai bulan April sebesar 77,30%.

Tingkat OTP Batavia Airlines sedikit lebih baik, yaitu mencapai 68,83%. Sementara OTP terbaik masih dipegang Garuda dengan ketepatan waktu 86,98%. Menurut Kemhub, tingkat OTP Merpati 75,60%, Sriwijaya Air 74%, dan AirAsia 71,96%.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemhub, Herry Bakti, meminta maskapai penerbangan yang tingkat ketepatan waktunya masuk kategori buruk supaya memperbaiki kinerjanya sehingga bisa mencapai 80%. "Mereka harus mengatur jadwal sesuai kemampuan," katanya.

Herry mengatakan, maskapai yang sering telat biasanya disebabkan oleh tingginya frekuensi penerbangan, namun tidak diimbangi dengan armada dan sumber daya manusia yang cukup.Untuk Lion Air, Kemhub sudah memberikan sanksi berupa pengurangan frekuensi penerbangan enam unit pesawatnya.

Pengamat Penerbangan, Ruth Hana Simatupang, berpendapat, untuk meningkatkan OTP, maskapai sebaiknya bekerjasama dengan maskapai lain saat terjadi delay atau pembatalan. "Selama ini baru Garuda yang melakukannya, itu pun untuk rute internasional," kata Ruth.

Edward Sirait, Direktur Umum Lion Air, berjanji pihaknya akan terus memperbaiki OTP. Sejak mengurangi frekuensi penerbangan, OTP Lion meningkat. "Juli kemarin OTP kami 76%," ujar Edward. Selain mengurangi frekuensi, Lion Air juga meningkatkan OTP dengan menambah ground time dari 35 menit menjadi 45 menit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×