kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.713.000   -20.000   -0,73%
  • USD/IDR 17.961   -69,00   -0,38%
  • IDX 5.903   156,40   2,72%
  • KOMPAS100 782   22,75   3,00%
  • LQ45 589   19,50   3,42%
  • ISSI 202   5,13   2,60%
  • IDX30 334   11,60   3,60%
  • IDXHIDIV20 412   13,66   3,43%
  • IDX80 88   2,30   2,67%
  • IDXV30 111   2,59   2,39%
  • IDXQ30 107   3,23   3,11%

Jakpro Targetkan Penumpang Naik Jadi 80.000 Orang Saat LRT Jakarta Fase 1B Beroperasi


Minggu, 19 April 2026 / 18:14 WIB
Jakpro Targetkan Penumpang Naik Jadi 80.000 Orang Saat LRT Jakarta Fase 1B Beroperasi
ILUSTRASI. Light Rail Transit (LRT) Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai (Dok/WSKT)


Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jakarta Propertindo (Perseroda) (Jakpro) menyatakan komitmen dalam mengakselerasi proyek Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B yang menghubungkan Velodrome- Manggarai. Jika sudah beroperasi, diproyeksikan jumlah penumpang harian akan naik hingga 80.000 orang.

Pembangunan rute ini diharapkan meningkatkan konektivitas secara signifikan dari kapasitas saat ini (Fase 1A) yang rata-rata 3.500-4.000 penumpang per hari.

Direktur Utama Jakpro, Iwan Takwin mengatakan, berbagai kerja sama komersial berbasis aset juga telah berjalan, menghasilkan pendapatan aktif melalui skema revenue sharing dan kemitraan dengan tenant serta operator.

Baca Juga: Harga Bahan Komponen Melonjak, Sharp: Harga Jual Barang Elektronik Bisa Naik 5%

Ke depan, pengembangan arus pendapatan baru seperti naming rights, kolaborasi brand, dan monetisasi kawasan akan terus diperkuat untuk memastikan keberlanjutan pertumbuhan pendapatan perusahaan.

Upaya ini diperkuat juga oleh peran anak usaha: JIP melalui pengembangan jaringan telekomunikasi dan layanan digital kawasan industri, JUP bersama Jakarta OSES Energi pada bidang energi termasuk renewable energy, PMJ dengan pengembangan mixed-use sebagai calon ikon baru Jakarta Timur, serta Jakarta Konsultindo dalam layanan konsultasi memastikan guna eksekusi proyek yang efektif, efisien, dan sesuai standar.

“Jakpro menegaskan perannya tidak hanya sebagai pelaksana pembangunan, tetapi sebagai pengelola investasi dan penggerak kawasan yang mampu menciptakan nilai ekonomi sekaligus memberikan manfaat nyata bagi Masyarakat,” ujar Iwan dalam keterangan resmi, Minggu (19/4/2026).

Baca Juga: WINS Menilik Peluang Kenaikan Permintaan Kapal Offshore di 2026

Jakpro, lanjutnya, akan terus mengakselerasi langkah strategis ini secara konsisten dan terukur guna mendukung terwujudnya BUMD yang mandiri, adaptif, dan berdaya saing, serta memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×