kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.705.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 16.999   6,00   0,04%
  • IDX 9.171   37,19   0,41%
  • KOMPAS100 1.266   2,14   0,17%
  • LQ45 895   1,42   0,16%
  • ISSI 336   1,76   0,53%
  • IDX30 458   2,82   0,62%
  • IDXHIDIV20 541   3,00   0,56%
  • IDX80 141   0,22   0,16%
  • IDXV30 150   0,84   0,56%
  • IDXQ30 147   0,89   0,61%

Jasa Marga prediksi volume kendaraan arus balik akan lebih tinggi dari arus mudik


Rabu, 06 Juni 2018 / 18:49 WIB
Jasa Marga prediksi volume kendaraan arus balik akan lebih tinggi dari arus mudik
ILUSTRASI. Gerbang Tol Palimanan jalan tol Cipali


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi volume kendaraan pada arus balik tahun ini akan mencapai 1,44 juta kendaraan. Perusahaan juga memprediksi bahwa arus balik akan lebih tinggi ketimbang arus mudik Lebaran.

Muhammad Sofyan, Direktur Operasional I Jasa Marga memperkirakan akan terjadi peningkatan sekitar 5,41% ketimbang volume kendaraan yang keluar dari Jakarta. Kendaraan yang akan menuju Jakarta paling banyak akan melalui ruas Jakarta-Cikampek.

"Arus balik ini diperkirakan yang masuk sebanyak 1,52 juta kendaraan dengan komposisi relatif sama dengan arus mudik," ujarnya di Jakarta, Rabu (6/6).

Di ruas Jakarta-Cikampek akan dimasuki sebanyak 841.000 kendaraan menuju ke Jakarta. Sedangkan untuk ruas Jagorawi akan dilewati 258.000 dan ruas Jakarta-Tangerang akan sebanyak 420.000 kendaraan yang menuju Jakarta.

"Puncak arus balik terbagi dua yakni H+4 dan H+8, jadi ini proyeksi kami berdasarkan analisis yang kami lakukan berdasarkan kebiasaan-kebiasaan pemudik tahun-tahun sebelumnya dan evaluasi data lalu lintas terakhir," lanjutnya.?

Menurutnya sebanyak 60% kendaraan yang masuk ke Jakarta pada arus balik akan berasal dari utara sedangkan 40% melalui selatan. Untuk puncak arus balik akan terjaid pada H+4 dan H+8, sedangkan untuk arus mudik akan terjadi pada H-6 atau tanggal 9 Juni 2018.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×