kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 6.002   -99,13   -1,62%
  • KOMPAS100 781   -14,41   -1,81%
  • LQ45 590   -8,67   -1,45%
  • ISSI 208   -4,12   -1,95%
  • IDX30 333   -4,54   -1,34%
  • IDXHIDIV20 408   -4,92   -1,19%
  • IDX80 89   -1,67   -1,85%
  • IDXV30 110   -0,94   -0,84%
  • IDXQ30 107   -1,18   -1,10%

Jembatan timbang akan memakai sistem elektronik


Rabu, 09 Januari 2013 / 13:17 WIB
ILUSTRASI. Pialang saham mengamati pergerakan saham./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo.


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Kementerian Perhubungan (Kemhub) menyatakan, akan mengoptimalkan fungsi jembatan timbang yang selama ini tidak begitu berjalan. Rencananya, jembatan timbang akan dilengkapi dengan peralatan elektronik.

Upaya tersebut dilakukan untuk mengontrol beban kendaraan yang akan melintas di jalanan milik negara, khususnya jalan yang ada di lintas Pantai Utara Jawa atau Pantura. "Nanti kami bersama pemerintah daerah untuk mengaktifkan fungsi jembatan timbang dengan sistem elektronik," kata Bambang Susantono, Wakil Menteri Perhubungan di Kantor Menteri Koordinator Perekonomian, Jakarta, Rabu (9/1).

Menurut Bambang, dengan sistem elektronik, bakal tercatat kendaraan mana yang melakukan pelanggaran. "Jika ada penindakan dari petugas akan terekam," kata Bamabang.

Bambang menjelaskan, pengaktifan jembatan timbang bersistem elektronik merupakan salah satu cara untuk mengurangi beban jalur Pantura. Sebagaimana diketahui, banyak truk yang melewati jalur Pantura membawa beban melebihi kekuatan jalan.

"Kami ingin benar-benar menerapkan zero tolerance overloading, itu nanti akan dibicarakan dengan Kementerian PU, Perindustrian, Perdagangan dan Kepolisian," harap Bambang. Sayangnya, Bambang belum bisa memastikan, kapan jembatan timbang elektronik itu bisa diberlakukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×