kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

JICT Terapkan Dual Move, Cara Baru Kurangi Kepadatan Truk di Tanjung Priok


Rabu, 12 Agustus 2026 / 18:11 WIB
JICT Terapkan Dual Move, Cara Baru Kurangi Kepadatan Truk di Tanjung Priok
ILUSTRASI. Neraca perdagangan Januari-Juni 2026 (ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto)


Reporter: Vina Elvira | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jakarta International Container Terminal (JICT) terus mengoptimalkan penerapan JICT Dual Move untuk meningkatkan produktivitas pergerakan kendaraan sekaligus membuka peluang mengurangi kepadatan lalu lintas di sekitar Pelabuhan Tanjung Priok.

JICT Dual Move merupakan skema operasional yang memungkinkan kendaraan melakukan pengantaran petikemas ekspor dan pengambilan petikemas impor dalam satu rangkaian kunjungan terminal.

Direktur Operasi dan Teknik JICT Doni Budiono mengatakan, penerapan Dual Move merupakan bagian dari upaya perusahaan meningkatkan efisiensi dari perspektif rantai logistik yang lebih luas.

Baca Juga: Nintendo Switch 2 Masuk Indonesia Desember, Salim Group Jadi Distributor Resmi

“Efisiensi terminal akan memberikan nilai lebih besar ketika dapat diterjemahkan menjadi produktivitas bagi pengguna jasa. Melalui Dual Move, kami membuka peluang agar satu kunjungan kendaraan dapat menghasilkan dua pergerakan produktif,” ujar Doni, dalam keterangannya, Rabu (12/8/2026).

Menurut Doni, JICT tidak hanya akan mengukur keberhasilan program dari jumlah transaksi. Perusahaan juga akan melihat reliability proses, tingkat adopsi pengguna jasa, Truck Turn Time, serta efektivitas implementasi di lapangan.

“Kami ingin manfaat Dual Move dibuktikan dengan data. Karena itu implementasinya akan terus kami monitor dan evaluasi bersama customer, freight forwarder, dan perusahaan trucking,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala KSOP Utama Tanjung Priok Capt. Heru Susanto mengatakan pemerintah terus menekankan pentingnya modernisasi tata kelola pelabuhan nasional untuk memperlancar arus distribusi barang sekaligus meningkatkan daya saing logistik.

Heru menyebut implementasi inovasi operasional yang terintegrasi di terminal petikemas dapat berjalan optimal apabila seluruh elemen pelabuhan bergerak dalam satu ritme kerja yang solid, disiplin, dan tetap mematuhi regulasi.

“Inisiatif Dual Move yang disosialisasikan JICT hari ini menawarkan pendekatan integrasi kegiatan ekspor dan impor dalam satu rangkaian kunjungan kendaraan. Keberhasilan implementasinya tentu sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pihak,” ujar Heru.

Baca Juga: AI Mulai Jadi Mesin Bisnis di Indonesia, Covena Andalkan Agentic AI

Di sisi lain, Senior Manager Komersial Regional 2 Tanjung Priok Chandra Irawan mengapresiasi langkah JICT sebagai terminal operator yang secara konsisten melakukan berbagai inovasi dan perbaikan proses operasional.

Menurut Chandra, optimalisasi Dual Move relevan dengan upaya meningkatkan produktivitas pergerakan kendaraan di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.

“Kalau program ini dapat dioptimalkan dan utilisasinya semakin tinggi, kami melihat dalam jangka panjang berpotensi memberikan kontribusi pengurangan kepadatan lalu lintas, baik di dalam kawasan pelabuhan maupun di sekitar Tanjung Priok,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×