kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45784,56   -4,98   -0.63%
  • EMAS937.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.36%
  • RD.CAMPURAN -0.47%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Jokowi apresiasi kapasitas penyemaian bibit terbesar di dunia milik APR


Jumat, 21 Februari 2020 / 10:34 WIB
Jokowi apresiasi kapasitas penyemaian bibit terbesar di dunia milik APR
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo tiba untuk memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (11/2/2020). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/hp.

Reporter: Abdul Basith | Editor: Tendi

KONTAN.CO.ID - RIAU. Presiden Joko Widodo mengapresiasi kapasitas persemaian bibit PT Asia Pacific Rayon (APR). Kapasitas persemaian untuk pembibitan di APR mencapai 300 juta bibit. 

Hal itu diungkapkan oleh Jokowi sebagai kapasitas persemaian terbesar di dunia. "Kapasitas gede sekali tunjukkan di negara mana ada persemaian sebesar ini," ujar Jokowi saat meresmikan pabrik APR, Jumat (21/2).

Baca Juga: Usulan cukai untuk kendaraan bermotor dinilai salah alamat

Asal tahu saja APR telah melakukan investasi untuk menghasilkan serat kain dari kayu. Pabrik APR berada di Kabupaten Pelalalwan, Riau.

Perubahan dari kayu ke kain juga merupakan teknologi tinggi yang dimiliki Indonesia. Penggunaan bahan baku kayu tersebut membuat Indonesia memiliki bahan baku yang besar untuk industri tekstil.

Jokowi menegaskan kepada Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita untuk mendorong industri tekstil Indonesia. Ia bilang agar Indonesia tidak tertinggal dari negara tetangga.

Baca Juga: Catat, sektor-sektor ini bisa menjadi andalan di tengah ketidakpastian global

"Saya titip Menperin jangan sampai industri garmen kalah dari Vietnam, kita sudah punya bahan baku sendiri sekarang," terang Jokowi.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×