kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45921,46   1,15   0.12%
  • EMAS1.343.000 -0,30%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Jual Panel Surya Atap, PLN Icon Plus Pendekatan ke Kawasan Industri dan Perumahan


Rabu, 15 November 2023 / 06:20 WIB
Jual Panel Surya Atap, PLN Icon Plus Pendekatan ke Kawasan Industri dan Perumahan
ILUSTRASI. PT PLN Icon Plus pendekatan ke kawasan industri dan developer perumahan untuk jual panel surya atap.


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PLN Icon Plus melakukan pendekatan ke kawasan industri dan developer perumahan untuk meningkatkan penjualan panel surya atap. 

Dalam catatan Kontan.co.id sebelumnya, PLN mencatat adanya potensi penjualan panel surya atap senilai Rp 2,6 triliun sampai dengan 2027 mendatang. 

Direktur Utama PLN Icon Plus Ari Rahmat Indra Cahyadi menjelaskan, salah satu strategi untuk memonetisasi bisnis panel surya atap adalah dengan mengintegrasikannya dengan layanan lain yakni smart green solution. Pelanggan akan mendapatkan pengalaman menggunakan PLTS Atap yang dibundling dengan konsep rumah pintar (smart home). 

Sebagai langkah awal, pihaknya membangun kolaborasi dengan seluruh unit usaha PLN Group. Kantor-kantor PLN menjadi saluran pemasaran layanan pintar dan hijau. Kemudian, pihaknya juga menjalin kerja sama dengan ekosistem pabrikan solar panel, EPC, untuk membangun bisnis bersama. 

Baca Juga: Pamor Surya Atap di Eropa Naik Setelah Proyek Pembangkit Angin Hadapi Kendala

“Setelah itu kami membangun kolaborasi bersama developer kawasan perumahan  untuk solusi terintegrasi dan juga asosiasi kawasan industri karena memang PLTS Atap valuable menurunkan emisi karbon dan memenuhi kebijakan menurunkan emisi,” ujarnya ditemui di sela acara Enlit Asia 2023 di ICE BSD, Selasa (14/11). 

Kerja sama dengan kawasan industri dan pengembang perumahan sudah terjalin sejak tahun lalu. Hanya saja, kolaborasi dengan pengembang perumahan, salah satunya Perumnas, baru merealisasikan integrasi internet dan smart home. Ke depan, kerja sama ini akan diperluas untuk pemasangan PLTS Atap. 

Lantas di sektor kawasan industri, PLN Icon Plus sudah mendapatkan permintaan cukup besar di mana sudah ada beberapa perusahaan yang mulai memasang Surya Atap. 

“Sudah ada pelanggan industri business to business yang berlangganan internet Icon+, smart building, dan PLTS Atap yang dipasang dalam satu kesatuan solusi,” ungkapnya. 

Ari mengungkapkan, pihaknya memulai kolaborasi dengan memasang kurang lebih 10 Megawatt (MW) PLTS Atap di sekitar 20 perusahaan yang beroperasi di kawasan industri Karawang hingga Jawa Tengah. 

Di tahun depan, PLN Icon Plus melihat prospek pemasangan PLTS Atap yang menjanjikan di kawasan industri karena permintaannya terus meningkat. 

“Ke depan kami melihat peluangnya bisa bertumbuh eksponensial karena permintaan mulai naik. Harapannya dalam jangka panjang kami menyiapkan kapasitas 2 GW-3GW yang tentunya bertahap di sepanjang tahun,” jelasnya. 

Hingga saat ini, pasokan panel surya untuk melayani permintaan itu, masih dipenuhi dari luar negeri.  Dikhususkan panel surya tier-1 untuk menjamin kualitas panel surya. 

Baca Juga: Revisi Permen PLTS Atap Belum Rampung, Hitungan Dampak ke PLN Masih Perlu Dirinci

Meski demikian, pihaknya banyak berharap dari ground breaking pabrikan solar panel di Indonesia yang dilakukan PLN Indonesia Power Renewables dengan PT Trina Daya Agra Energy (TDAE) di Kawasan Industri Kendal, Jawa Barat. 

Kelak pabrik panel surya tersebut beroperasi, Ari menyatakan, ini menjadi suatu peluang bagi PLN Icon Plus dalam melakukan efisiensi biaya dan meningkatkan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). 

Melihat prospek yang cerah ini, PLN Icon Plus berharap pendapatan di 2024 tumbuh 30% year on year (YoY) dibandingkan 2023. Secara nilai, pendapatan perusahaan ini diprediksi akan di atas Rp 5 triliun dari seluruh layanan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×