kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Kalbe Farma siapkan capex Rp 1 triliun di 2020, untuk apa saja?


Kamis, 02 Januari 2020 / 17:02 WIB
ILUSTRASI. Proses produksi obat di Pabrik PT. Kalbe Farma Tbk (KLBF), Cikarang, Jawa Barat, Senin (2/5). Kalbe Farma menganggarkan belanja modal sebesar Rp 1 triliun untuk memuluskan rencana perusahaan di sepanjang 2020. KONTAN/Baihaki/2/5/2011


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Tendi Mahadi

President Director Hexpharm Jaya Laboratories, Mulia Lie menyatakan strategi perusahaan di tahun 2020 tetap menjaga efisiensi pembelian bahan baku maupun bahan kemas serta proses produksi dan kapasitasnya sambil memantau harga jual produk.

"Untuk obat generik Hexpharm di 2020 penjualannya akan tumbuh sekitar  12% sampai dengan  15%," jelasnya.  

Baca Juga: Intiland Development (DILD) siapkan capex hingga Rp1,5 triliun tahun ini

Menurut Mulia, salah satu tantangan menghadapi industri farmasi di tahun ini adalah harga jual obat generik yang terus tertekan dari tahun ke tahun. 

Oleh sebabnya, produsen obat generik ini akan melakukan efisiensi secara meluruh di produksi. "Efisiensi produksi serta pemilihan produk yg cost-nya rendah," kata Mulia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×