kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Kapal pembangkit tiba di Maluku


Sabtu, 25 Maret 2017 / 17:58 WIB


Reporter: Azis Husaini | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Kapal Pembangkit Listrik atau Marine Vessel Power Plant (MVPP) dari Turki sudah tiba di Desa Waai, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Saat ini, MVPP melewati serangkaian tahap pengujian sebelum dapat beroperasi secara komersial (COD) yang direncanakan pada akhir Maret 2017.

MVPP ini nantinya akan menyalurkan daya melalui jaringan transmisi 70 kV ke Gardu Induk (GI) Passo dan GI Sirimau yang sudah selesai dibangun 2016. Selanjutnya akan disalurkan ke jaringan distribusi menuju rumah-rumah pelanggan.

"Hari ini (Jumat, 24/3) kami sedang melakukan uji beban sebelum nanti dapat 100% masuk ke sistem Ambon secara komersial sebesar 60 MW. Namun, kapasitas yang terpasang pada kapal pembangkit ini dapat menampung hingga 120 MW," ujar Direktur Bisnis Regional Maluku dan Papua PLN Haryanto W.S, dalam rilisnya, Jumat (24/3).

Kapal pembangkit berbahan bakar Heavy Fuel Oil (HFO) ini disewa oleh PLN selama 5 (lima) tahun, untuk mencukupi pasokan listrik Pulau Ambon. Kapal pembangkit serupa sebelumnya sudah beroperasi di Amurang, Sulawesi Utara (120 MW) dan Kupang, Nusa Tenggara Timur (60 MW). Dua kapal lagi akan menerangi Lombok, NTB (60 MW) dan Belawan, Sumatera Utara (240 MW).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×