kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Kapuas Prima Coal (ZINC) temukan potensi mineralisasi baru


Kamis, 25 Maret 2021 / 17:36 WIB
ILUSTRASI. Aktivitas pertambangan PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC).


Reporter: Muhammad Julian | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) menemukan potensi mineralisasi yang dapat menambah sumberdaya dan cadangan mineral perusahaan. Temuan ini didapat berdasarkan data hasil eksplorasi pada bulan Februari 2021 yang dilakukan di daerah Karim dan Gojo.

“Program eksplorasi ini akan terus dilakukan secara konsisten dengan tujuan untuk menambah cadangan mineral dan mengkonfirmasi kualitas kadar batuan yang akan ditambang oleh Perseroan,” ujar Direktur Utama ZINC, Harjanto Widjaja dalam keterangan tertulis.

ZINC sendiri telah memiliki luas tambang sebesar 5,569 Ha yang memproduksi logam dasar mulai dari konsentrat Timbal (Pb), konsentrat Seng (Zn) dan Perak (Ag). Dari total luas IUP yang dimiliki, saat ini area yang sudah berproduksi baru mencapai 390 Ha, atau setara 7%.

Baca Juga: Kapuas Prima Coal (ZINC) genjot penjualan bijih besi untuk pasar domestik

Sementara untuk jumlah sumber daya Perusahaan per Agustus 2020 mencapai 23,33 juta ton, meningkat dari data sebelumnya sebesar 14,44 juta ton pada tahun 2018. Peningkatan ini disebabkan oleh adanya penambahan hasil eksplorasi dan juga kadar yang memang secara aktual lebih tinggi dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya di tahun 2018

“Dengan potensi mineral yang ada tersebut, Perseroan masih memiliki potensi sumberdaya dan cadangan yang cukup besar, sehingga kami optimis Perseroan dapat meningkatkan produksi dan penjualan logam dasar yang dapat meningkatkan kinerja ke depan,” tambah Harjanto.

Ke depan, selain fokus pada produksi untuk komoditas timbal dan seng, ZINC juga tengah menggencarkan produksi bijih besi dengan target penjualan untuk pasar domestik. Harjanto bilang, permintaan akan bijih besi di pasar domestik sangat positif,.

“Selain itu harga komoditas bijih besi saat ini berada di kisaran 160 USD/ton. Penambahan penjualan dari komoditas bijih besi diharapkan dapat memberikan tambahan penjualan sekitar 12 juta USD tahun ini,” pungkas Harjanto.

Selanjutnya: Kapuas Prima Coal (ZINC) segera selesaikan proyek smelter pemurnian timbal

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×