kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Karantina Entikong tolak hortikultura Malaysia


Senin, 13 April 2015 / 14:35 WIB
ILUSTRASI. Ayam Lodho, salah satu masakan Nusantara yang kerap disajikan sebagai sajian pada tradisi selamatan.


Reporter: Mona Tobing | Editor: Mesti Sinaga

JAKARTA. Badan Karantina Kementerian Pertanian (Kemtan) menggagalkan masuknya produk hortikultura asal Malaysia.

Badan Karantina menahan 3 truk puso yang hendak masuk ke Entikong, Kalimantan Barat awal April lalu.  Isi truk  yang ditahan Badan Karantina tersebut antara lain, jamur kuping, cabai kering dan bambu.

Selain tidak membawa dokumen resmi, hortikultura yang  hendak dibawa masuk melalui perbatasan RI- Malaysia tidak memenuhi persyaratan karantina. Produk holtikultura tersebut terkena organisme pengganggu tumbuhan dan dinyatakan berbahaya.

Kepala Badan Karantina Kemtan Banun Harpini mengatakan, Badan Karantina akan terus memperketat pengawasan dan penyaringan, khususnya di daerah perbatasan dengan negara tetangga untuk menangkal bakteri yang merusak tanaman lokal.

"Kami concern pada perlindungan produk pertanian nasional. Jangan sampai lolos dan membawa dampak jangka panjang, seperti produk kentang kita yang tercemar bakteri dari AS," ujar Banun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×