Reporter: Gentur Putro Jati |
JAKARTA. PT Kartika Airlines memang sudah berencana memanfaatkan 30 pesawat Sukhoi SuperJet 100 (SSJ100) yang didatangkannya mulai 2012 untuk melayani rute terpencil. Namun, Direkrorat Angkutan Udara sampai saat ini belum menerima pengajuan permohonan pembukaan rute baru dari maskapai tersebut.
Direktur Angkutan Udara Kemenhub Tri S Sunoko memastikan, maskapai yang dipimpin Kim Johanes Mulia tersebut belum mengajukan permohonan tersebut.
"Sekarang belum, tapi saya rasa hal tersebut merupakan pernyataan awal sebagai program Direktur Utama Kartika ke depan. Mungkin setelah nanti menyelesaikan urusan pembelian pesawatnya, baru mereka menyiapkan detail rencana bisnisnya," kata Tri melalui pesan singkat, Selasa (20/7).
Saat ini maskapai yang memiliki hub di Batam tersebut melayani delapan rute domestik, yaitu Batam-Jambi, Batam-Medan, Batam-Padang, Batam-Palembang, Jakarta-Batam, Jakarta-Medan, Jakarta-Padang, dan Medan Padang.
"Pesawat Kartika sekarang ada tiga unit, yaitu MD-80, Boeing 737-200 dan Boeing 737-300. Sampai saat ini seluruhnya masih sewa belum ada yang berstatus milik," pungkas Tri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News