kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.894   18,00   0,10%
  • IDX 6.333   65,58   1,05%
  • KOMPAS100 829   6,54   0,79%
  • LQ45 629   3,42   0,55%
  • ISSI 219   2,65   1,23%
  • IDX30 352   0,74   0,21%
  • IDXHIDIV20 427   -1,46   -0,34%
  • IDX80 95   0,71   0,75%
  • IDXV30 118   0,00   0,00%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Kasus Covid-19 melonjak, permintaan produk farmasi Kalbe Farma (KLBF) meningkat


Rabu, 30 Juni 2021 / 20:28 WIB
Kasus Covid-19 melonjak, permintaan produk farmasi Kalbe Farma (KLBF) meningkat
ILUSTRASI. Obat-obatan produksi PT Kalbe Farma Tbk.


Reporter: Ramadhan Sultan | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia membuat permintaan alat kesehatan dan produk farmasi meningkat. Termasuk di PT Kalbe Farma Tbk (KLBF).

Direktur Utama Kalbe Farma Vidjongtius mengatakan, sejak pandemi Covid-19 mulai Maret 2020 silam, terjadi permintaan tambahan atas kebutuhan obat-obatan yang berhubungan dengan Covid-19 hingga saat ini.

“Tambahan permintaan bervariasi. Misalnya dari 15%-25% untuk produk vitamin dan suplemen,” ujar Vidjongtius kepada Kontan.co.id, Rabu (30/6).

Kalbe Farma menyediakan obat-obatan yang berhubungan dengan Covid-19 mulai dari obat resep, vitamin, suplemen hingga herbal. “Persediaan secara umum relatif mencukupi dengan jumlah stok sekitar 3-4 bulan,” kata Vidjongtius.

Selanjutnya: Alkes dan produk farmasi Kimia Farma (KAEF) mengalami lonjakan permintaan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×