kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Kasus Covid-19 melonjak, permintaan produk farmasi Kalbe Farma (KLBF) meningkat


Rabu, 30 Juni 2021 / 20:28 WIB
Kasus Covid-19 melonjak, permintaan produk farmasi Kalbe Farma (KLBF) meningkat
ILUSTRASI. Obat-obatan produksi PT Kalbe Farma Tbk.


Reporter: Ramadhan Sultan | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia membuat permintaan alat kesehatan dan produk farmasi meningkat. Termasuk di PT Kalbe Farma Tbk (KLBF).

Direktur Utama Kalbe Farma Vidjongtius mengatakan, sejak pandemi Covid-19 mulai Maret 2020 silam, terjadi permintaan tambahan atas kebutuhan obat-obatan yang berhubungan dengan Covid-19 hingga saat ini.

“Tambahan permintaan bervariasi. Misalnya dari 15%-25% untuk produk vitamin dan suplemen,” ujar Vidjongtius kepada Kontan.co.id, Rabu (30/6).

Kalbe Farma menyediakan obat-obatan yang berhubungan dengan Covid-19 mulai dari obat resep, vitamin, suplemen hingga herbal. “Persediaan secara umum relatif mencukupi dengan jumlah stok sekitar 3-4 bulan,” kata Vidjongtius.

Selanjutnya: Alkes dan produk farmasi Kimia Farma (KAEF) mengalami lonjakan permintaan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×