kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.817   -11,00   -0,07%
  • IDX 8.133   100,88   1,26%
  • KOMPAS100 1.146   14,31   1,26%
  • LQ45 828   7,29   0,89%
  • ISSI 288   4,65   1,64%
  • IDX30 431   4,00   0,94%
  • IDXHIDIV20 517   4,31   0,84%
  • IDX80 128   1,49   1,17%
  • IDXV30 141   1,36   0,97%
  • IDXQ30 140   1,18   0,85%

Kata Bos Samsung Tentang Dampak Pencabutan PPKM Terhadap Dunia Usaha


Jumat, 27 Januari 2023 / 20:53 WIB
Kata Bos Samsung Tentang Dampak Pencabutan PPKM Terhadap Dunia Usaha
ILUSTRASI. Pramuniaga sedang mengamati telepon seluler yang dijual saat pembukaan Blibli store di Central Park, Jakarta, Selasa (2/8/2022). Kata Bos Samsung Tentang Dampak Pencabutan PPKM Terhadap Dunia Usaha.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Pemerintah telah mencabut kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada akhir Desember 2022. Kebijakan tersebut nampaknya menjadi angin segar bagi dunia usaha, termasuk PT Samsung Elektronik Indonesia.

Presiden Direktur PT Samsung Elektronik Indonesia Hong Yeun Seuk menilai, kebijakan pencabutan PPKM oleh pemerintah tersebut diharapkan bisa menjadi harapan yang positif bagi keberlangsungan dunia usaha khsususnya di sektor manufaktur.

“Kebijakan tersebut angin segar bagi dunia usaha khususnya yang ada di Indonesia sehingga diharapkan kita semua bisa bangkit kembali di tahun ini,” tutur Hong Yeun Seuk dalam sambutannya pada agenda Kunjungan Menteri Keuangan RI ke PT Samsung Elektronik Indonesia, Jumat (27/1).

Baca Juga: Emiten Ritel Elektronik Memiliki Prospek Cerah Pasca-Reopening di China

Harapan tersebut lanjutnya, karena dunia usaha sempat redup karena pandemi Covid-19 melanda Tanah Air bahkan dunia. Akibatnya rantai pasok dunia terhambat secara signifikan.

Meski begitu, ia turut mengapresiasi atas kinerja pemerintah dan juga berbagai pihak karena telah memberikan berbagai macam dukungan bagi dunia usaha agar mampu bertahan ditengah keterpurukan tersebut.

Dia berharap, pemerintah tetap memberikan dukungan bagi dunia usaha pada tahun ini, karena masih akan menghadapi ketidakpastian perekonomian global, dan ancaman resesi di berbagai negara.

Baca Juga: Begini Perkembangan Bisnis Bank-Bank di Bawah Kendali Investor Korea di Indonesia

“Tekanan resesi global yang diprediksi kembali menjadi tantangan baru bagi dunia usaha yang menuntut pengusaha untuk mengoptimalisasi biaya produksi agar lebih kompetitif. Oleh karena itu, dukungan dari pemerintah kepada dunia usaha dengan kelancaran proses izin dan biaya produksi yang efisien adalah sangat penting dan dibutuhkan,” imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×