kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Kata pengusaha soal banjir iklan di medsos


Selasa, 09 Mei 2017 / 22:27 WIB
Kata pengusaha soal banjir iklan di medsos


Reporter: Siti Maghfirah | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Iklan promosi produk-produk semakin berseliweran di berbagai macam sosial media. Lalu bagaimana dengan iklan di media konvensional seperti TV, majalah, atau radio?

Menurut Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia Adhi S Lukman, iklan di media digital memang dinilai lebih efektif untuk menjangkau konsumer lebih luas dan cepat.

Adhi juga memprediksi, dalam beberapa tahun ke depan, iklan digital yang bakal lebih mendominasi.

"Tapi untuk sekarang, untuk produk baru masih promosi lewat media konvensional. Berbeda dengan existing product yang sudah beralih ke media digital," ungkapnya.

Namun Adhi mengaku, tidak mengetahui porsi untuk masing-masing belanja iklan media konvensional dan digital. Hal itu merupakan keputusan masing-masing perusahaan.

"Tapi biasanya, satu perusahaan mengalokasikan 20 sampai 30 % dari belanja modal untuk kebutuhan promosi," ujarnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×