kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   0,00   0,00%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Kata pengusaha soal banjir iklan di medsos


Selasa, 09 Mei 2017 / 22:27 WIB
Kata pengusaha soal banjir iklan di medsos


Reporter: Siti Maghfirah | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Iklan promosi produk-produk semakin berseliweran di berbagai macam sosial media. Lalu bagaimana dengan iklan di media konvensional seperti TV, majalah, atau radio?

Menurut Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia Adhi S Lukman, iklan di media digital memang dinilai lebih efektif untuk menjangkau konsumer lebih luas dan cepat.

Adhi juga memprediksi, dalam beberapa tahun ke depan, iklan digital yang bakal lebih mendominasi.

"Tapi untuk sekarang, untuk produk baru masih promosi lewat media konvensional. Berbeda dengan existing product yang sudah beralih ke media digital," ungkapnya.

Namun Adhi mengaku, tidak mengetahui porsi untuk masing-masing belanja iklan media konvensional dan digital. Hal itu merupakan keputusan masing-masing perusahaan.

"Tapi biasanya, satu perusahaan mengalokasikan 20 sampai 30 % dari belanja modal untuk kebutuhan promosi," ujarnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×