kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.028   28,00   0,16%
  • IDX 7.091   -93,16   -1,30%
  • KOMPAS100 980   -12,92   -1,30%
  • LQ45 719   -8,07   -1,11%
  • ISSI 253   -3,94   -1,53%
  • IDX30 390   -2,83   -0,72%
  • IDXHIDIV20 485   -2,00   -0,41%
  • IDX80 110   -1,25   -1,12%
  • IDXV30 134   -0,23   -0,17%
  • IDXQ30 127   -0,91   -0,71%

Kawasan Industri Jababeka (KIJA) siap tampung tujuh PMA ke lahan industrinya


Senin, 27 Juli 2020 / 20:38 WIB
ILUSTRASI. Properti PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) di Cikarang, Jawa Barat.


Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Noverius Laoli

Sementara itu, sepanjang semester I 2020, KIJA mengklaim mengalami penurunan nilai marketing sales lahan industri akibat pandemi COVID-19. Muljadi masih enggan mengelaborasi besaran penurunan yang terjadi.

Sementara itu, nilai marketing sales KIJA pada kuartal I 2020 adalah sebesar Rp 111 miliar. Perolehan tersebut turun bila dibandingkan dengan kuartal I 2019.

Tapi terlihat ada perbaikan di kuartal II-2020. Adapun pada kuartal I-2019 realisasi marketing sales KIJA sebesar Rp 221 miliar, artinya di periode kuartal I-2020 terjadi penurunan sebesar 49,77% secara tahunan (yoy). "Sedangkan target 2020 masih dalam kajian manajemen," imbuh Muljadi.

Baca Juga: Turun 49,77%, Jababeka (KIJA) bukukan marketing sales Rp 111 miliar di kuartal I-2020

Bila dirinci, perolehan marketing sales kuartal satu tahun ini ditopang oleh segmen komersial sebesar 40%, penjualan lahan industri sebesar 38% dan sisanya residensial sebesar 22%.

Dengan adanya kontribusi dari penjualan lahan industri hingga 38% berarti ada beberapa investor yang membeli lahan di Kawasan Jababeka. Dengan demikian, inquiry masih ada, baik dari domestik maupun asing. "Pada kuartal I 2020, ada peningkatan sedikit dalam marketing sales," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×