kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 -1,49%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Kedaung Indah (KICI) Berharap Kinerja Semester II Membaik


Minggu, 10 Juli 2022 / 20:51 WIB
Kedaung Indah (KICI) Berharap Kinerja Semester II Membaik
ILUSTRASI. Selama periode enam bulan pertama 2022, kinerja Kedaung Indah Can (KICI) terdampak oleh tekanan daya beli.


Reporter: Vina Elvira | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kedaung Indah Can Tbk (KICI) berharap kinerja di semester kedua tahun ini bisa membaik jika dibandingkan semester sebelumnya. Maklumlah, selama periode enam bulan pertama 2022, kinerja KICI terdampak oleh tekanan daya beli, baik di pasar domestik maupun global. 

Kedaung Indah belum merilis secara resmi laporan keuangan semester pertama 2022. Namun, hingga Maret lalu, penjualan KICI memang menyusut 29,21% menjadi Rp 25,14 miliar. 

Penjualan KICI selama periode tiga bulan 2022 ini terdiri dari penjualan lokal sebesar Rp 19,53 miliar dan penjualan ekspor senilai Rp 5,64 miliar. Penjualan ekspor Kedaung Indah menurun 64,02% dari sebelumnya Rp 15,70 miliar pada periode yang sama tahun 2021. 

Baca Juga: Kondisi Ekonomi AS Menghambat Ekspor Kedaung Indah Can (KICI) di 2022

Penurunan juga dirasakan perusahaan dari realisasi laba bersih. Sampai dengan akhir Maret 2022, KICI hanya mampu meraup laba periode berjalan sebesar Rp 1,49 miliar, angka ini menurun 70,38% dari Rp 5,03 miliar pada periode yang sama tahun lalu. 

Sekretaris Perusahaan Kedaung Indah Can Ing Hidayat belum bisa menargetkan angka penjualan maupun laba yang optimistis sampai tutup tahun nanti. Hal itu mengingat kondisi pasar yang sangat dipengaruhi oleh tekanan daya beli. 

Namun demikian, KICI tetap berharap dampak dari tekanan daya beli tersebut bisa berkurang di semester kedua ini, seiring dengan pengendalian inflasi baik di pasar domestik maupun global. 

Baca Juga: Kedaung Indah (KICI) Siap Genjot Penjualan Ekspor pada Tahun Ini

"Bila hal tersebut bisa terjadi kami berharap untuk (kinerja) tidak terlalu jauh dari pencapaian tahun sebelumnya," kata Ing, kepada Kontan.co.id, Jumat (8/7) lalu. 

Tak berdiam diri, Ing menuturkan bahwa Kedaung Indah sudah menyiapkan sejumlah strategi untuk memaksimalkan laju bisnis di sisa tahun ini. Salah satunya dengan tetap berupaya menjaga penjualan, meskipun terhambat oleh tekanan daya beli. 

Selain itu, Kedaung Indah pun mengupayakan efisiensi di segala lini, termasuk menjaga keseimbangan struktur utang dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah. Ing menambahkan, Kedaung Indah juga mulai mencari peluang-peluang baru penjualan ekspor ke negara selain Amerika Serikat, seperti Afrika dan juga Timur Tengah. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×