kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Kedelai dan Jeruk Masuk Tak Segar ke Indonesia


Senin, 03 Mei 2010 / 17:00 WIB


Reporter: Amailia Putri Hasniawati

JAKARTA. Sejumlah komoditi yang masuk Indonesia berasal dari simpanan yang menggudang dalam beberapa bulan, bahkan mencapai satu tahun. Salah satu contohnya adalah kedelai.

Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) mencermati, kedelai yang banyak diusung dari AS bukan kedelai segar. Bahkan, sebenarnya kedelai tersebut merupakan kedelai yang sudah tidak memenuhi standar konsumsi di AS sehingga dilempar ke sejumlah negara, termasuk Indonesia.

Contoh lainnya adalah jeruk mandarin. "Kenapa mereka bisa jual dengan murah karena itu adalah stok berbulan-bulan yang lalu yang mereka simpan di dalam cool storage sehingga sebenarnya nutrisinya sudah tidak ada," tandasnya.

Oleh karenanya, Siswono menyarankan agar Indonesia tidak membuka semua pelabuhan, khususnya untuk bahan pangan dan komoditas lain yang perlu dilindungi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×