kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.798.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.819   62,00   0,35%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Kegiatan berwisata ikut dorong pendapatan Nikon Indonesia


Rabu, 31 Januari 2018 / 19:57 WIB
ILUSTRASI. PELUNCURAN NIKON D850


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Banyaknya masyarakat yang beralih dari gemar belanja ke leisure atau wisata membuat PT Nikon Indonesia semringah. Pasalnya, peningkatan volume orang bepergian berbanding lurus dengan penjualan kamera miliknya.

Sukimi Thio, General Manager of Imaging Division Nikon Indonesia menyampaikan, travel dan fotografi merupakan dua hal yang saling melengkapi. Menurutnya, orang yang hobi travel juga akan hobi foto, dan peluang ini yang ditangkap betul perusahaan.

"Leisure berpengaruh banget, karena travel itu pasti dekat sekali dengan fotografi karena orang jalan-jalan tidak mungkin tidak foto," ujarnya kepada KONTAN, Senin (29/1).

Namun hanya kamera-kamera tertentu saja yang dibutuhkan untuk mendukung perjalanan wisata. Sebab, tidak semua penjualan kamera mengalami peningkatan. Contohnya kamera digital dengan harga Rp 1 juta - Rp 2 jutaan sudah mulai tergerus dengan kamera smartphone yang lebih ringkas.

"Tetapi kemera SLR, mirrorless yang medium itu tidak tergeser sama sekali dengan smartphone. Setahu saya, orang yang jalan pergi liburan tidak ada yang pede bawa HP misalnya ke Eropa pasti dibawa kamera," lanjutnya.

Dirinya mengatakan, saat ini produk SLR dan mirrorless miliknya masih digemari untuk mendukung kegiatan wisata. Oleh karena itu ke depan, perkembangan dunia wisata bisa menjadi potensi perusahaan meraup penjualan lebih besar lagi.

Sayang dirinya tak mau merinci peningkatan penjualan akibat meningkatnya perjalanan wisata. Yang jelas, imbasnya cukup positif beberapa tahun ke belakanan. "Kami belum ada studi peningkatannya seberapa (signfikan)," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×