kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Kegiatan Pelabuhan Tidak Boleh Terganggu


Rabu, 14 April 2010 / 18:37 WIB


Reporter: Gentur Putro Jati |


JAKARTA. Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Sunaryo menyatakan, pihaknya akan memberikan penjagaan di pelabuhan.

"Jadi menjaga orang yang masuk di pelabuhan dengan cara-cara seperti itu. Yang di luar urusan satpol PP dan kepolisian. Adpel, costgard, saya intruksikan mereka untuk tidak mengizinnkan massa masuk ke palabuhan. Kegiatan pelabuhan tidak boleh terganggu," tegas Sunaryo.

Menurutnya, hingga saat ini, aktivitas gudang masih normal. "Di depan pertamina ada tanker, segera diperintahkan untuk onboard di situ untuk sewaktu-waktu tarik ke luar," imbuhnya.

Asal tahu saja, Kerusuhan yang berlangsung antara massa pelindung makam Mbah Priok dengan Satpol PP sejak pukul 06.00 WIB, mengakibatkan pelayanan bongkar muat barang di TPK Koja terhenti. Karena ratusan karyawan tidak bisa masuk ke wilayah TPK Koja akibat jalan masuk telah diblokir petugas keamanan.

Terminal Petikemas (TPK) Koja diperkirakan mengalami kerugian lebih dari Rp 2 miliar akibat kerusuhan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara sejak tadi pagi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×