kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -20.000   -0,77%
  • USD/IDR 17.939   -2,00   -0,01%
  • IDX 5.911   -24,68   -0,42%
  • KOMPAS100 762   -3,06   -0,40%
  • LQ45 588   -3,09   -0,52%
  • ISSI 205   -1,13   -0,55%
  • IDX30 327   -2,35   -0,71%
  • IDXHIDIV20 421   -1,92   -0,45%
  • IDX80 87   -0,36   -0,41%
  • IDXV30 115   -0,24   -0,20%
  • IDXQ30 107   -0,80   -0,74%

Kejar CSI, Angkasa Pura I genjot peningkatan kapasitas bandara


Rabu, 28 September 2011 / 18:45 WIB
ILUSTRASI. Promo Yogya Supermarket weekday 23 November 2020 menawarkan produk-produk segar kebutuhan harian. Dok: Instagram Yogya Group


Reporter: Monika Novena | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Angkasa Pura (Persero) I berkomitmen untuk menaikkan angka Customer Satisfaction Index (CSI) atau indeks kepuasan konsumen. Salah satu caranya dengan meningkatkan kapasitas bandara yang tersebar di sejumlah wilayah operasinya.

Saat ini, AP I baru memperoleh angka indeks kepuasan konsumen di level 3,57. "Kita akan terus dongkrak hingga mencapai angka 4 ke atas," ujar Tommy Soetomo, Direktur Utama PT Angkasa Pura I saat ditemui dalam acara pembukaan pelatihan managerial AP I Rabu (28/9).

Bandar udara berikutnya yang akan di kembangkan adalah Bandar udara Juanda di Surabaya. "Rencananya, bulan depan, AP I akan memulai pembangunan Terminal 2 di Bandar Juanda Surabaya," kata Tommy. Dia menjelaskan, saat ini kapasitas Terminal 2 Bandar Udara Juanda hanya 6,5 juta penumpang setahun. Tapi realisasinya bisa mencapai 12 juta penumpang dalam setahun.

Dalam pengembangan ini, AP I akan menambah kapasitas terminal 2 sebanyak 4 juta penumpang setahun. Sehingga total kapasitas terminal 2 akan menjadi 10,5 juta penumpang dalam setahun. "Memang masih kurang tapi kita akan lakukan secara bertahap," ujarnya.

Untuk pengembangan ini, AP I mengalokasikan dana senilai Rp 400 miliar. Sedangkan untuk pelaksananya akan di serahkan kepada PT Waskita. Menurutnya, AP I menargetkan pembangunan terminal dua ini akan rampung dalam 11 bulan ke depan.

Sebelumnya, AP I juga sudah melakukan penambahan kapasitas terhadap Terminal Bandar udara Ngurah Rai Denpasar. "Untuk Bandar Udara Ngurah Rai juga masih dalam proses tapi saat ini pembangunan sudah berjalan. Sekitar sekitar 10 %," jelas Tommy.

Pengembangan kapasitas terminal ini difokuskan pada terminal domestik terlebih dahulu. Saat ini untuk penerbangan domestik bisa mencapai 2 juta penumpang setahun. Ini sangat berbeda dengan realisasinya yang bisa mencapai angka 5 juta setahun. Dengan pengembangan kapasitas di Bandar Udara Ngurah Rai, maka kapasitas terminal domestik akan menjadi 10 juta penumpang setahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×