kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.895   19,00   0,11%
  • IDX 6.335   67,06   1,07%
  • KOMPAS100 829   6,93   0,84%
  • LQ45 629   3,60   0,57%
  • ISSI 219   2,67   1,23%
  • IDX30 352   1,05   0,30%
  • IDXHIDIV20 427   -1,07   -0,25%
  • IDX80 95   0,79   0,84%
  • IDXV30 118   -0,03   -0,02%
  • IDXQ30 111   -0,04   -0,04%

Kejar CSI, Angkasa Pura I genjot peningkatan kapasitas bandara


Rabu, 28 September 2011 / 18:45 WIB
ILUSTRASI. Promo Yogya Supermarket weekday 23 November 2020 menawarkan produk-produk segar kebutuhan harian. Dok: Instagram Yogya Group


Reporter: Monika Novena | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Angkasa Pura (Persero) I berkomitmen untuk menaikkan angka Customer Satisfaction Index (CSI) atau indeks kepuasan konsumen. Salah satu caranya dengan meningkatkan kapasitas bandara yang tersebar di sejumlah wilayah operasinya.

Saat ini, AP I baru memperoleh angka indeks kepuasan konsumen di level 3,57. "Kita akan terus dongkrak hingga mencapai angka 4 ke atas," ujar Tommy Soetomo, Direktur Utama PT Angkasa Pura I saat ditemui dalam acara pembukaan pelatihan managerial AP I Rabu (28/9).

Bandar udara berikutnya yang akan di kembangkan adalah Bandar udara Juanda di Surabaya. "Rencananya, bulan depan, AP I akan memulai pembangunan Terminal 2 di Bandar Juanda Surabaya," kata Tommy. Dia menjelaskan, saat ini kapasitas Terminal 2 Bandar Udara Juanda hanya 6,5 juta penumpang setahun. Tapi realisasinya bisa mencapai 12 juta penumpang dalam setahun.

Dalam pengembangan ini, AP I akan menambah kapasitas terminal 2 sebanyak 4 juta penumpang setahun. Sehingga total kapasitas terminal 2 akan menjadi 10,5 juta penumpang dalam setahun. "Memang masih kurang tapi kita akan lakukan secara bertahap," ujarnya.

Untuk pengembangan ini, AP I mengalokasikan dana senilai Rp 400 miliar. Sedangkan untuk pelaksananya akan di serahkan kepada PT Waskita. Menurutnya, AP I menargetkan pembangunan terminal dua ini akan rampung dalam 11 bulan ke depan.

Sebelumnya, AP I juga sudah melakukan penambahan kapasitas terhadap Terminal Bandar udara Ngurah Rai Denpasar. "Untuk Bandar Udara Ngurah Rai juga masih dalam proses tapi saat ini pembangunan sudah berjalan. Sekitar sekitar 10 %," jelas Tommy.

Pengembangan kapasitas terminal ini difokuskan pada terminal domestik terlebih dahulu. Saat ini untuk penerbangan domestik bisa mencapai 2 juta penumpang setahun. Ini sangat berbeda dengan realisasinya yang bisa mencapai angka 5 juta setahun. Dengan pengembangan kapasitas di Bandar Udara Ngurah Rai, maka kapasitas terminal domestik akan menjadi 10 juta penumpang setahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×