kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.985   -35,00   -0,19%
  • IDX 5.986   70,43   1,19%
  • KOMPAS100 782   11,35   1,47%
  • LQ45 595   10,44   1,79%
  • ISSI 206   0,99   0,48%
  • IDX30 337   5,69   1,72%
  • IDXHIDIV20 416   7,36   1,80%
  • IDX80 89   1,44   1,65%
  • IDXV30 113   2,29   2,08%
  • IDXQ30 108   1,76   1,65%

Keluarga Muda Masih Menopang Permintaan Rumah Tapak di Jakarta Barat


Selasa, 07 Juli 2026 / 16:54 WIB
Keluarga Muda Masih Menopang Permintaan Rumah Tapak di Jakarta Barat
ILUSTRASI. Pacific Garden Puri, Hunian Baru dari Pasific Garden (DOK/Pasific Garden)


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Tingginya kebutuhan hunian rumah tapak alias landed house, khususnya dari kalangan keluarga muda, masih menjadi salah satu pendorong pertumbuhan pasar properti di Jakarta Barat.

Selain lokasi yang strategis, konsumen kini semakin mempertimbangkan kualitas pembangunan, kenyamanan lingkungan, serta rumah yang mampu mengakomodasi kebutuhan keluarga dalam jangka panjang.

Adanya peluang itu, PT Kumara Lalita menambah pilihan hunian di kawasan Pacific Garden Puri, Jakarta Barat. Vice President PT Kumara Lalita, Suherman mengatakan, kebutuhan rumah landed di Jakarta Barat dari kalangan keluarga muda masih cukup besar.

Maka, pengembang properti ini berupaya menghadirkan hunian yang tidak hanya mengedepankan desain, tetapi juga lokasi dan lingkungan yang mendukung kebutuhan penghuni dalam jangka panjang.

Baca Juga: Strategi Mayora Indah (MYOR) Tetap Optimistis di Semester II-2026

"Pacific Garden Puri bukan sekadar proyek perumahan, tetapi sebagai lingkungan hunian tumbuh dan berkembang bagi sebuah keluarga,"  klaim Suherman, dalam keterangannya, Selasa 

Pengembang ini menambah tipe 8 Exclusive Modern. "Hingga saat ini, penjualan telah melampaui 50% dari total unit yang kami siapkan untuk tahun 2026," lanjut Suherman. 

Ia menyebut, pembangunan berjalan sesuai jadwal, sehingga proses serah terima unit dapat dimulai pada Desember 2026. "Kami membantu konsumen memperoleh manfaat Program PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sesuai ketentuan yang berlaku," tutur Suherman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×