kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Keluh kesah Aprindo soal kelangkaan daging sapi


Rabu, 06 Februari 2013 / 22:30 WIB
ILUSTRASI. Manfaat Karbohidrat Kompleks Bagi Kesehatan


Reporter: Fahriyadi | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menyarankan kepada Pemerintah untuk melakukan evaluasi terkait kelangkaan daging sapi di semester pertama 2013 ini.

Hal itu diungkapkan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen), Satria Hamid, Rabu (6/2).

Menurut Satria, di tahun 2012 lalu, ritel anggota Aprindo menghabiskan 12.700 ton daging sapi. Diperkirakan, pada tahun 2013 ini, bakal ada peningkatan 30% menjadi 17.200 ton daging sapi. Namun, dengan kelangkaan daging sapi ini, setidaknya gerai ritel Aprindo kekurangan kuota sebesar 20%.

"Kebutuhan 2013 ini meningkat seiring bertambahnya gerai ritel anggota Aprindo," kata Satria.

Ia menambahkan bahwa data yang diungkapkannya ini bukan rekayasa. Menurutnya, Aprindo sejauh ini sangat kesulitan memperoleh daging sapi secara kontinyu. "Kebutuhan daging sapi seluruh minimarket, supermarket, dan hipermarket anggota Aprindo belum terpenuhi secara maksimal," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×