kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Keluh kesah Aprindo soal kelangkaan daging sapi


Rabu, 06 Februari 2013 / 22:30 WIB
ILUSTRASI. Manfaat Karbohidrat Kompleks Bagi Kesehatan


Reporter: Fahriyadi | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menyarankan kepada Pemerintah untuk melakukan evaluasi terkait kelangkaan daging sapi di semester pertama 2013 ini.

Hal itu diungkapkan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen), Satria Hamid, Rabu (6/2).

Menurut Satria, di tahun 2012 lalu, ritel anggota Aprindo menghabiskan 12.700 ton daging sapi. Diperkirakan, pada tahun 2013 ini, bakal ada peningkatan 30% menjadi 17.200 ton daging sapi. Namun, dengan kelangkaan daging sapi ini, setidaknya gerai ritel Aprindo kekurangan kuota sebesar 20%.

"Kebutuhan 2013 ini meningkat seiring bertambahnya gerai ritel anggota Aprindo," kata Satria.

Ia menambahkan bahwa data yang diungkapkannya ini bukan rekayasa. Menurutnya, Aprindo sejauh ini sangat kesulitan memperoleh daging sapi secara kontinyu. "Kebutuhan daging sapi seluruh minimarket, supermarket, dan hipermarket anggota Aprindo belum terpenuhi secara maksimal," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×