kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Kemdag dan pengusaha sepakati harga ayam batas bawah Rp 17.000 per kg


Rabu, 28 Maret 2018 / 18:50 WIB
Kemdag dan pengusaha sepakati harga ayam batas bawah Rp 17.000 per kg
ILUSTRASI. Penjualan daging ayam potong


Reporter: Abdul Basith | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemdag) dan pengusaha menyepakati harga daging ayam dan telur.

"Harga di tingkat peternak untuk ayam batas bawah Rp 17.000 per kilogram (kg), batas atas Rp 19.000 per kg, untuk telur sama," ujar Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Tjahya Widayanti, Rabu (28/3).

Pengaturan harga bukan hanya dilakukan saat puasa dan Lebaran. Berdasarkan kesepakatan, Tjahya bilang aturan tersebut sudah dapat dilaksanakan meski nantinya akan tetap dibuat aturan agar dapat segera diterapkan.

"Sama-sama sudah kita bahas, namun belum berbentuk aturan. Setelah ini akan kita buat ketentuan," terang Tjahya.

Sebelumnya, Kemdag berencana mengatur harga batas atas dan batas bawah bagi komoditas daging ayam dan telur. Hal tersebut untuk menjaga harga agar tidak jatuh saat produksi berlebih seperti sekarang.

Sementara itu, menjelang puasa dan Lebaran, produksi daging ayam dan telur dinilai mencukupi kebutuhan. Produksi daging ayam dan telur Indonesia saat ini sudah swasembada.

"Kebutuhan daging ayam akan naik 20% menjadi kurang lebih 300.000 ton selama puasa sampai Lebaran," jelas Dewan Penasihat Gabungan Pengusaha Makanan Ternak (GPMT) Sudirman.

Angka tersebut telah dicukupi oleh produksi ayam domestik. Jumlah produksi daging ayam Indonesia sebesar 385.000 ton per minggunya.

Sementara untuk kebutuhan telur per bulannya mencapai 200.000 ton. Angka tersebut dipenubi dengan jumlah produksi per bulannya sebesar 350.000 ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×