kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.022   -27,00   -0,16%
  • IDX 7.148   99,61   1,41%
  • KOMPAS100 986   14,63   1,51%
  • LQ45 724   8,36   1,17%
  • ISSI 255   3,86   1,54%
  • IDX30 392   3,89   1,00%
  • IDXHIDIV20 488   0,19   0,04%
  • IDX80 111   1,53   1,40%
  • IDXV30 135   0,02   0,01%
  • IDXQ30 128   1,09   0,86%

Kemdag perpanjang izin impor beras Bulog


Rabu, 14 Maret 2018 / 16:52 WIB
ILUSTRASI. BERAS IMPOR THAILAND


Reporter: Abdul Basith | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemdag) memberikan izin perpanjangan waktu impor beras bagi Perum Bulog.

"Bulog merevisi waktu tanggal 28 Februari menjadi 31 Maret," ujar Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri (Dirjen Daglu), Kemdag Oke Nurwan saat ditemui di Musyawarah Nasional X Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Rabu (14/3).

Revisi tersebut untuk menyelesaikan impor beras Bulog yang sebelumnya belum terealisasi. Secara kontrak pembelian, Bulog melakukan impor beras sebesar 281.000 ton.

Namun, hingga batas akhir pada tanggal 28 Februari 2018 beras yang masuk baru sebesar 261.000 ton. Sementara 20.000 ton dari India mengalami keterlambatan pengiriman.

Sementara itu Oke bilang tengah memproses izin impor bagi Bulog pada bulan Juni. Izin tersebut digunakan untuk memenuhi sisa kuota impor Bulog sebesar 500.000 ton.

"Izinnya ada yang jumlah tertentu sampai Juni 2018 sementara yang Maret 2018 karena tidak terkejar," terang Oke.

261.000 ton beras impor yang telah sampai di Indonesia didatangkan dari Vietnam dan Thailand. Sementara Oke bilang 239.000 ton beras yang akan didatangkan berasal dari India dan Pakistan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×