kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

Kemendag masih godok revisi aturan impor beras


Senin, 17 Februari 2014 / 13:04 WIB
ILUSTRASI. Lakukan Cara Ini untuk Menghilangkan Kulit Bertekstur dengan Tepat


Reporter: Syarifah Nur Aida | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyatakan, saat ini revisi aturan impor beras masih digodok.

Ditemui usai bertemu Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, Senin (17/2), Lutfi mengakui ada masalah dari hasil temuan bea cukai mengenai impor beras dengan kode HS berbeda.

“Mengubah kode HS tidak semudah mengganti nama. Bagaimana pun juga, implementasinya sulit di lapangan," ujar Lutfi.

Untuk itu, Lutfi meminta waktu untuk mengumumkan revisi aturan impor beras pada Rabu atau Kamis. Namun, kata dia, Kementerian Perdagangan belum bisa merinci aturan apa saja yang akan diubah.

Hingga saat ini, ditengarai ada kecenderungan pelanggaran dalam kasus beda HS beras yang ditemukan bea cukai.

"Mungkin ada kecurangan. Kita akan finalkan," tandas Lutfi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×