kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Kemenhub minta maaf atas kasus pilot Citilink


Kamis, 29 Desember 2016 / 23:31 WIB


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) angkat bicara menyoroti kasus dugaan pilot maskapai Citilink yang diduga mabuk saat bertugas. Kemenhub menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa tersebut.

Saat ini, Kemenhub melalui Ditjen Perhubungan Udara sedang melakukan pemeriksaan kesehatan lengkap dan teliti terhadap pilot tersebut dan sampai hasil pemeriksaan belum ditetapkan pilot dilarang terbang (grounded).

“Kemenhub juga  menginstruksikan kepada Manajemen Citilink untuk mengambil langkah yang tegas kepada yang bersangkutan,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub Bambang S Ervan, Kamis (29/12).

Bambang menuturkan apabila hasil pemeriksaan kesehatan dan pelaksanaan prosedur secara sistematis ditemukan pelanggaran kepada yang bersangkutan akan dikenakan sanksi keras.

“Kementerian Perhubungan selalu tegas terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh awak pesawat yang dapat membahayakan keselamatan dan keamanan penerbangan,” paparnya.

Sebelumnya, seorang pengguna Twitter pada Rabu (28/12) pagi menuliskan bahwa pilot penerbangan Citilink rute Surabaya - Jakarta yang ditumpanginya mabuk sebelum take off.

Menurut akun tersebut, dugaan pilot yang mabuk itu berdasar suara pilot yang terdengar ngelantur saat memberikan pengumuman melalui public announcer (PA) di dalam kabin pesawat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×