kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Kemenprin: Tahun Ini Masalah Bahan Baku Industri Penyamakan Kulit Teratasi


Jumat, 09 April 2010 / 07:07 WIB


Reporter: Herlina KD |

JAKARTA. Kementerian Perindustrian (Kemenprin) mengakui saat ini kekurangan pasokan bahan baku menjadi masalah bagi industri penyamakan kulit. Apalagi, mulai tahun ini ada relokasi industri sepatu dari China dan Taiwan ke Indonesia.

"Sehingga industri penyamakan kulit betul-betukl terasa kekurangan pasokan," kata Direktur Industri Aneka Kemeterian Perindustrian Abudi Irmawan.

Ia menambahkan, pihak Kemenprin sudah beberapa kali meminta relaksasi kebijakan impor bahan baku kulit kepada Kementerian Pertanian (Kementan). Budi mengaku, sampai saat ini sudah beberapa kali mengirikan surat permohonan kepada Kementerian Pertanian. "Kita masih terus melakukan koordinasi untuk mengatasi masalah ini. Harapannya, tahun ini bisa diselesaikan," kata Budi.

Untuk impor bahan baku kulit, Budi mengatakan saat ini sedang dijajaki untuk melakukan negosiasi dengan Somalia. Masalahnya,Somalia adalah salah satu negara yang terkena penyakit kuku dan mulut, sehingga untuk impor ini masih harus dibicarakan dengan kementerian pertanian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×