kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Kementan bakal berikan penyuluhan pada petani teh


Kamis, 27 Januari 2011 / 08:16 WIB


Reporter: Herlina KD |

JAKARTA. Untuk menggenjot produksi teh tahun ini, Kementrian Pertanian (Kementan) akan meningkatkan pendampingan kepada para petani dengan cara melakukan penyuluhan pemeliharaan tanaman yang baik. "Dengan perawatan yang baik, harga teh bisa membaik sehingga minat petani untuk menanam teh juga meningkat," ujar Direktur Tanaman Rempah dan Penyegar Kementerian Pertanian Azwar AB.

Asosiasi Teh Indonesia (ATI) optimis target produksi teh nasional bisa tercapai. Sebab, "Tingkat curah hujan sudah mulai menurun dan terpaan sinar matahari lebih lama," Sekretaris Eksekutif Asosiasi Teh Indonesia (ATI) Atik Dharmadi.

Hanya saja, ia bilang untuk bisa mewujudkan target produksi ini juga perlu didukung dengan intensifikasi seperti pemupukan dan pemeliharaan tanaman yang baik.

Prospek tanaman teh tahun ini sebenarnya cukup menjanjikan. Pasalnya, China dan India sebagai produsen teh besar di dunia diperkirakan akan dilanda kemarau. Alhasil, produksi teh dari kedua negara ini akan menyusut.

Atik bilang, tren harga teh juga terus meningkat. Ia mencontohkan, tahun lalu harga teh jenis CTC sudah mencapai sekitar US$ 3 per kg. Padahal, pada 2009 harga teh jenis ini sekitar US$ 2 - US$ 2,7 per kg. "Untuk teh jenis Orthodox harganya juga naik dari US$ 1,8 per kg menjadi US$ 2 per kg," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×