kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Kementan Bakal Kembangkan Sorgum


Senin, 03 Mei 2010 / 15:21 WIB


Reporter: Amailia Putri Hasniawati |

JAKARTA. Pemerintah mulai melirik sorgum sebagai pengganti gandum untuk bahan campuran tepung. Serealia asal Afrika Timur ini tumbuh dengan baik di lahan kering, seperti lahan-lahan marjinal di Indonesia. Sementara itu, petani tak bisa maksimal menanam gandum di Indonesia yang beriklim tropis.

Menurut Menteri Pertanian Suswono, sorgum juga bisa menjadi landasan untuk mendiversifikasi pangan. "Penanamannya pun lebih mudah dari gandum, ini bisa jadi pilihan ke depan." kata Suswono.

Keunggulan sorgum terletak pada daya adaptasi agroekologi yang luas, tahan terhadap kekeringan, produksi tinggi, memerlukan input lebih sedikit, serta lebih tahan terhadap hama dan penyakit dibandingkan tanaman pangan lain.

Senin (3/5) kemarin, Suswono akan melakukan lawatan kerja ke Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam kunjungan tersebut, Suswono juga akan mengkaji apakah sorgum bisa dikembangkan di NTT.

Sorgum merupakan tanaman serelia atau biji-bijian yang biasa digunakan sebagai bahan pangan, pakan ternak dan bahan baku industri. Menurut Organisasi Pangan Dunia (FAO) sorgum berada di urutan ke lima sebagai bahan pangan yang paling banyak dikonsumsi di dunia setelah gandum, padi, jagung dan barley.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×