kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Kementerian ESDM ingin ada kompetisi sehat di blok terminasi


Rabu, 09 Mei 2018 / 08:58 WIB
Kementerian ESDM ingin ada kompetisi sehat di blok terminasi
ILUSTRASI. Kilang Minyak Pertamina


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan, Permen ESDM No.23 tahun 2018 tentang Pengelolaan Wilayah Kerja Migas yang Berakhir Kotrak Kerja Samanya tidak melanggar Pasal 33 UUD 1945. Bahkan, dengan kompetisi yang sehat, PT Pertamina akan menjadi perusahaan migas besar.

Permen ESDM No.23 tahun 2018 adalah hasil revisi Permen ESDM No.15 tahun 2015. Dalam Permen ESDM No.23/2018 menyebutkan, kontraktor eksisting bisa mendapat perpanjangan kontrak di blok terminasi. Sedangkan di Permen ESDM No.15/2015 pemerintah memprioritaskan Pertamina mendapatkan blok terminasi.

Agung Pribadi, Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama, Kementerian ESDM menjelaskan, tidak benar Permen ESDM Nomor 23/2018 tersebut pro asing dan tidak memberikan kesempatan kepada PT Pertamina mengelola blok migas terminasi.

Menurut Agung, Pertamina sangat bisa mendapatkan hak kelola blok migas terminasi. "Pertamina dapat mengajukan permohonan pengelolaan wilayah kerja migas tersebut, sebagaimana kontraktor lainnya, asing maupun lokal. Nanti akan dievaluasi oleh tim Kementerian ESDM dan lintas instansi," ujarnya dalam rilisnya, Selasa (8/5)..

Namun mesti diingat, tidak ada perusahaan migas yang bisa berkembang besar hanya dari penugasan atau pemberian blok-blok terminasi. "Kompetisi dan persaingan yang fair adalah cara untuk mendorong perusahaan menjadi lebih kuat dan tangguh dan berkelas dunia," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×