Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Panjang terus memperkuat infrastruktur bongkar muat untuk mengantisipasi pertumbuhan arus logistik di Sumatra Selatan.
Terbaru, perusahaan menambah satu unit Quay Container Crane (QCC) Post Panamax yang tiba di Pelabuhan Panjang menggunakan kapal MV Zheng Hua 37 asal China pada Kamis (14/5/2026).
Penambahan alat ini menjadi bagian dari program investasi IPC Terminal Petikemas untuk meningkatkan kapasitas dan produktivitas layanan terminal.
Dengan tambahan tersebut, IPC TPK Panjang kini mengoperasikan total empat unit QCC yang siap mempercepat proses bongkar muat kapal.
Baca Juga: Tumbuh 13,2%, IPC Terminal Petikemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs pada 2025
Lonjakan kebutuhan layanan menjadi salah satu alasan ekspansi ini dilakukan. Sepanjang 2025, arus petikemas di terminal tersebut tercatat mencapai 128.675 TEUs, naik sekitar 24 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di 103.700 TEUs.
Manager IPC TPK Area Panjang, Anang Subagyono, menyebut penambahan QCC ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat daya saing pelabuhan sekaligus menjaga kelancaran rantai pasok di wilayah Lampung dan sekitarnya.
"Penambahan QCC Post Panamax ini langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas dan produktivitas terminal," ujarnya dalam siaran pers, Sabtu (16/5/2026).
Secara teknis, crane baru ini memiliki outreach hingga 45 meter dengan kemampuan menjangkau 16–17 baris petikemas, sehingga memungkinkan pelayanan kapal berkapasitas lebih besar secara lebih efisien.
Setelah tiba di dermaga, alat tersebut akan melalui proses rolling-off sebelum memasuki tahap instalasi, uji beban (commissioning test), hingga integrasi dengan Terminal Operating System (TOS) sebelum resmi dioperasikan.
Baca Juga: IPC Terminal Petikemas Optimalkan Layanan, Catat 850.000 TEUs Triwulan I-2026
Anang menambahkan, investasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat operasional saat ini, tetapi juga menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi regional. "Ini menandai babak baru modernisasi Pelabuhan Panjang," tegasnya.
MV Zheng Hua 37 sendiri mengangkut unit QCC tersebut dari China sebelum sandar di Pelabuhan Panjang.
Dengan tambahan ini, IPC TPK Panjang menegaskan posisinya sebagai salah satu gerbang logistik utama di Sumatera Bagian Selatan yang terus bertransformasi mengikuti pertumbuhan arus perdagangan nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













