kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.705.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 16.991   -2,00   -0,01%
  • IDX 9.153   19,19   0,21%
  • KOMPAS100 1.261   -2,29   -0,18%
  • LQ45 890   -2,82   -0,32%
  • ISSI 336   1,35   0,40%
  • IDX30 456   0,58   0,13%
  • IDXHIDIV20 539   0,98   0,18%
  • IDX80 140   -0,38   -0,27%
  • IDXV30 150   0,96   0,64%
  • IDXQ30 146   0,17   0,11%

Kementerian ESDM Targetkan 215.000 Sambungan Listrik Baru Program BPBL 2025


Jumat, 17 Oktober 2025 / 14:59 WIB
Kementerian ESDM Targetkan 215.000 Sambungan Listrik Baru Program BPBL 2025
ILUSTRASI. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan sebanyak 215.000 rumah tangga akan mendapat sambungan listrik baru gratis


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan sebanyak 215.000 rumah tangga akan mendapat sambungan listrik baru gratis melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) pada tahun 2025.

Sejak diluncurkan pada 2022, BPBL telah menerangi 367.212 rumah tangga di seluruh Indonesia, masing-masing 80.183 rumah pada 2022, 131.600 rumah pada 2023, dan 155.429 rumah pada 2024.

Tahun depan, program ini akan diperluas dengan prioritas bagi masyarakat miskin yang masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), terutama di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Baca Juga: Subsidi Listrik 2026 Naik Jadi Rp 101,72 Triliun, Bahlil: Jumlah Pelanggan Bertambah

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan, pemerataan listrik adalah wujud nyata kehadiran negara bagi seluruh rakyat Indonesia. Di Kementerian ESDM itu ada program listrik desa yang ditargetkan Bapak Presiden Prabowo pada tahun 2029–2030 semua listrik di desa sudah harus terlayani.

"Ada 5.700 desa yang belum ada listriknya, 4.400 dusun yang belum ada listriknya, dan ini yang menjadi target kita untuk kita selesaikan,” kata Bahlil dalam keterangan resmi, Jumat (17/10/2025).

Untuk Provinsi Sumatera Selatan, program BPBL tahun ini menargetkan 8.050 rumah tangga. Hingga pertengahan Oktober, 5.500 rumah telah siap sambung, sementara 2.500 lainnya masih menunggu verifikasi dan usulan dari pemerintah daerah. Selain itu, program Listrik Desa 2025 di provinsi ini mencakup pembangunan jaringan di 11 desa dan dusun.

Baca Juga: Menteri Bahlil Klaim Sudah Paraf Aturan Pengolahan Sampah Jadi Listrik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×