kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.790.000   -15.000   -0,53%
  • USD/IDR 16.909   -48,00   -0,28%
  • IDX 8.992   -18,15   -0,20%
  • KOMPAS100 1.239   1,44   0,12%
  • LQ45 875   3,69   0,42%
  • ISSI 330   0,16   0,05%
  • IDX30 448   2,63   0,59%
  • IDXHIDIV20 528   6,59   1,26%
  • IDX80 138   0,26   0,19%
  • IDXV30 146   2,21   1,53%
  • IDXQ30 144   1,54   1,08%

Kementerian Perhubungan evaluasi rute penerbangan yang rawan kecelakaan


Senin, 03 Oktober 2011 / 22:42 WIB
Kementerian Perhubungan evaluasi rute penerbangan yang rawan kecelakaan
ILUSTRASI. Saat ini, terdapat 154 perusahaan fintech peer to peer (P2P) lending alias platform pinjaman online (pinjol) terdaftar dan berizin. KONTAN/Cheppy A. Muchlis


Reporter: Monika Novena | Editor: Edy Can

JAKARTA. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara akan mengevaluasi jalur penerbangan yang rawan. Evaluasi ini dilakukan setelah serangkaian kecelakaan pesawat udara terjadi belakangan ini.

Direktur Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Diding Sunardi mengatakan, evalusi tersebut untuk mengantisipasi kecelakaan yang sebagian besar terjadi pada rute penerbangan perintis. Dalam evaluasi ini, Kementerian Perhubungan akan meminta maskapai memaparkan rute mana yang akan dilewati pesawat.

Diding menuding selama ini kecelakaan pesawat akibat sikap pilot yang terlalu percaya diri melewati jalur-jalur yang sulit. Salah satunya, jatuhnya pesawat Casa 212-200 milik maskapai Nusantara Buana Air di Bahorok yang dianggapnya sebagai kelalaian penerbang.

Kedepan, dia mendorong sejumlah pilot supaya meningkatkan disiplin untuk mencegah terjadinya penyimpangan terhadap standar pelaksanaan prosedur (SOP). Bagi pilot yang kedapatan melanggar, dia berjanji akan memberikan hukuman larangan terbang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×