kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Kemtan dorong hilirisasi produk sawit dengan usulan insentif pembebasan pajak


Selasa, 11 Desember 2018 / 18:00 WIB
ILUSTRASI. Panen kelapa sawit saat banjir


Reporter: Kiki Safitri | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Pertanian (Kemtan) terus melakukan upaya untuk mendorong hilirisasi produk sawit untuk lebih memperoleh pangsa pasarnya secara global. 

“Perlu dipertimbangkan lagi untuk memberikan insentif berupa peniadaan PPN (Pajak Pertambahan Nilai) 10% untuk komoditi barupa hasil perkebunan, dibebaskan dua sampai tiga tahun,” kata Direktur Jenderal Perkebunan Kemtan, Bambang kepada Kontan.co.id, Selasa (11/12).

Bentuk wacana usulan ini dilakukan untuk mendorong pengolahan industri hilir agar mampu berkembang dan maju. Namun ini tidak terlepas pada industri sawit saja, tetapi juga beberapa produk hilir ekspor yang selama ini diminati termasuk kakao dan kopi. “Bukan hanya sawit, tapi juga komoditi lain seperti kopi dan kakao,” jelasnya.

Bambang menjelaskan, jika eksportir tidak diberikan insentif maka kecenderungan eksportir untuk mengekspor produk olahan hilir akan berkurang dan lebih mengekspor berupa bahan mentah saja atau bijih. “Sedangkan dari pengolahan produk hilir, dapat menyerap tenaga kerja. Efek multiplayer ini akan menguntungkan negara, tapi ini ini belum di eksekusi, masih usulan saja,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×