kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Kemtan targetkan integrasi jagung-sawit 1 juta ha


Jumat, 27 Mei 2016 / 17:34 WIB


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Kementerian Pertanian (Kemtan) berupaya meningkatkan produksi jagung dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan pabrik pakan ternak. Salah satu program yang digalakkan adalah penanaman 1 juta hektare (ha) terintegrasi jagung-sawit di seluruh wilayah Indonesia.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan gerakan ini telah mulai direalisasikan tahun lalu dan hasilnya telah dapat dirasakan. Dengan berjalannya gerakan ini, maka diharapkan pendapatan petani sawit dapat meningkat, dan impor jagung juga dapat ditekan. "Selain integrasi jagung-sawit, akan ada juga program integrasi sawit-sapi, dan sawit-padi," ujar Amran, Jumat (27/5).

Ia mengatakan metode pananaman ini dapat dilakukan dengan menanam jagung di sela-sela lahan kosong perkebunan sawit. Selama ini, jarak antara satu pohon sawit dengan pohon sawit lainnya diisi oleh alang-alang, nah itulah yang diganti dengan tanaman jagung.

Menurut Amran, program penanaman integrasi sawit-jagung ini telah dijalankan di Sumatera Barat di atas lahan perkebunan sawit seluas 13.000 hingga 14.000 ha. Untuk mendorong petani sawit melakukan integrasi, ia berjanji akan memberikan bantuan benih jagung unggulan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×