kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Kerugian dunia usaha akibat banjir 2020 capai Rp 1 triliun


Minggu, 12 Januari 2020 / 17:59 WIB
ILUSTRASI. Pemukiman warga terendam banjir di kawasan Cipinang, Jakarta, Rabu (01/01).


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

"Jika kita jumlahkan secara keseluruhan kerugian transaksi dari sisi perputaran uang akibat banjir 2020 bisa mencapai sebesar Rp135,0 miliar per hari. Namun karena banjir terjadi selama 5 hari di musim liburan maka taksiran kerugian mencapai minimal Rp 675.270.000.000.

Nah, jika ditambah dengan kerugian langsung dari taksi dan pedagang pasar yang mencapai Rp 370 miliar, maka perkiraan kerugian tembus Rp 1,04 triliun," jelas Sarman.

Walau mencetak kerugian fantastis, Sarman tetap mendukung penuh langkah taktis dan strategis yang akan dilakukan Pemprov DKI Jakarta dengan dukungan penuh dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah penyanggga Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Bodetabek) untuk menghadapi potensi banjir selanjutnya.

"Kami juga tegaskan bahwa kami tidak akan melakukan gugatan apapun kepada Gubernur Provinsi DKI Jakarta. Jika ada kelompok dunia usaha yang melakukan itu sah sah saja akan tetapi sangat disayangkan karena ini adalah siklus alam yang susah untuk diprediksi," pungkas dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×