kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.004,12   8,15   0.82%
  • EMAS974.000 0,72%
  • RD.SAHAM -1.86%
  • RD.CAMPURAN -0.70%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Kimia Farma (KAEF) hentikan sementara distribusi rapid test Biozek, ada apa?


Rabu, 13 Mei 2020 / 12:56 WIB
Kimia Farma (KAEF) hentikan sementara distribusi rapid test Biozek, ada apa?
ILUSTRASI. Petugas apotek melayani konsumen di apotek Kimia Farma Padang, Sumatera Barat.


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kimia Farma Tbk (KAEF) telah mengimpor Rapid Rest Biozek dari Belanda. Namun, setelah tersiar kabar bahwa alat uji cepat tersebut bermasalah, sembari meminta klarifikasi kepada Inzek International Trading BV Belanda selaku produsen, KAEF melakukan penghentian sementara distribusi rapid test Biozek ke fasilitas layanan kesehatan. 

Sebelumnya tersiar kabar bahwa produk rapid test Biozek ini diproduksi di China. Sekretaris Perusahaan PT Kimia Farma Tbk Ganti Winarno menjelaskan Kimia Farma melakukan impor dan distribusi produk rapid test Biozek yang merupakan produk dari manufaktur Inzek International Trading BV Belanda sejak pertengahan April 2020. 

Baca Juga: Lakukan efisiensi, Kimia Farma (KAEF) pangkas belanja modal jadi Rp 1,44 triliun

"Produk ini sudah memiliki sertifikat Conformite Europeanne (CE) yang memenuhi persyaratan hukum untuk dapat diperdagangkan dan dikomersialisasikan di pasar Eropa," jelasnya kepada Kontan.co.id, Rabu (13/5). 

Untuk mendapatkan sertifikat tersebut harus melalui proses yang sangat ketat. Selain di Indonesia, rapid test Biozek telah digunakan di negara lain seperti Belanda, Inggris, Portugal, Georgia, Nigeria, dan Saudi Arabia.

Ihwal tentang kabar rendahnya tingkat akurasi rapid test Biozek dalam mendeteksi corona, Ganti memaparkan produk ini sudah dilengkapi dengan dokumen mutu berupa uji klinik yang menunjukkan hasil uji sensitivitas relatif rapid test BNCP-402 dan BNCP-402S lebih dari 99,9% untuk IgG dan 85% untuk IgM. Sedangkan spesifivitas relatif rapid test adalah 98% untuk IgG dan 96% untuk IgM dibandingkan dengan hasil PCR. 

Serta hasil uji klinik yang dilakukan oleh CNR Virus des Infections Respiratories Institut Pasteur Perancis juga menunjukkan hasil yang baik pada Rapid Test Biozek BNCP-402 dan dokumen pendukung lainnya. 

Baca Juga: Kimia Farma (KAEF) impor 10.000 boks rapid test dari Belanda

Adapun alat uji cepat Biozek ini memang sudah ramai dijual bebas di media sosial dan situs belanja online, Ganti menegaskan Kimia Farma hanya mendistribusikan produk rapid test Biozek ke fasilitas layanan kesehatan, jejaring laboratorium pemeriksaan dan Dinas Kesehatan provinsi/kota/kabupaten. 

Menanggapi kabar yang beredar mengenai bermasalahnya alat uji cepat ini, KAEF sudah melakukan langkah untuk meminta klarifikasi kepada Inzek International Trading BV Belanda sembari melakukan penghentian sementara distribusi rapid test ke fasilitas kesehatan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×