kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kino Indonesia berencana dirikan perusahaan patungan di Kamboja


Rabu, 23 Mei 2018 / 15:50 WIB
ILUSTRASI. Produk Kino/Kino


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah banyak berkongsi dengan mitra bisnis dari luar negeri, PT Kino Indonesia Tbk (KINO) bakal menjajal pasar baru di Asia Tenggara dalam beberapa waktu ke depan. Perusahan tengah menjajaki peluang joint venture (JV) dengan perusahaan asal Kamboja.

Harry Sanusi, Presiden Direktur PT Kino Indonesia Tbk mengatakan pihaknya melihat brand perawatan rambut produksi perseroan yakni Ellips berpeluang membantu perlebaran pasar luar negeri KINO. "Kemungkinan tahun ini ada JV lagi di Kamboja untuk marketing Ellips," ujarnya saat paparan publik perseroan, Rabu (23/5).

Mengenai kapan dan berapa nilai investasinya, Harry belum dapat membeberkannya. "Yang jelas melihat market di Indochina yang besar dengan pertumbuhan GDP rata-rata 6,5% jadi peluang yang baik," bebernya.

Harry bilang, setelah pendirian perusahaan marketing di Kamboja, tak menutup kemungkinan KINO bakal membuka lini produksi Ellips di Kamboja. Sebelumnya antusiasme terhadap brand vitamin rambut tersebut dimulai saat Ellips diperkenalkan di Jepang.

Harry mengatakan, respon terhadap produk tersebut sangat positif di negeri Sakura. "Kalau Ellips dapat sukses di Jepang kemungkinan dapat menjalar ke negara Asia lainnya," terangnya.

Dalam satu tahun terakhir ini KINO cukup getol melakukan penetrasi pasar luar negeri atau berkongsi dengan perusahaan luar negeri terkait pemasaran produk. Menurut manajemen perseroan, porsi ekspor masih kecil di kisaran 4% dari total pendapatan namun setiap tahunnya diklaim terus bertumbuh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×