kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

KKP kembangkan budidaya ikan patin pasupati


Sabtu, 08 Maret 2014 / 12:01 WIB
KKP kembangkan budidaya ikan patin pasupati
ILUSTRASI. PT Pertamina Geothermal Energi (PGE) terus menunjukkan komitmennya dalam pengembangan inovasi karya anak bangsa di bidang panas bumi.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Asnil Amri

 JAKARTA . Ikan patin daging putih mempunyai nilai ekonomis yang lebih tinggi dibanding ikan patin daging kuning untuk pasar ekspor. Permintaan pasar ekspor yang besar merupakan potensi untuk pengembangan budidaya ikan patin di Indonesia.

Plt Kepala Badan Litbang Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Achmad Poernomo, mengatakan permintaan pasar akan ikan patin daging putih melalui usaha budidaya ikan patin jambal akan mengalami kesulitan karena daya produksi telur yang rendah. Dengan demikian, ikan patin jambal akan sulit diproduksi secara massal dalam skala industri.

"Untuk menjawab permasalahan tersebut, telah dilakukan terobosan teknologi yang menghasilkan patin hibrida, yang diberi nama patin pasupati," kata Achmad dalam keterangannya, Jumat (7/3).

Dijelaskannya, patin pasupati merupakan persilangan antara patin siam betina dengan patin jambal jantan. Keunggulan yang diperoleh ikan pasupati, ujarnya, seperti daging berwarna putih, mempunyai kadar lemak rendah, dan pertumbuhan relatif cepat.

"Patin pasupati merupakan jawaban untuk memenuhi permintaan benih patin daging putih yang sangat dinantikan para pembudidaya. Peningkatan ekspor patin daging putih telah terbuka yang berarti membuka lapangan kerja baru," tuturnya. (Danang Setiaji Prabowo)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×