kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.598.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.761   68,00   0,38%
  • IDX 6.462   25,58   0,40%
  • KOMPAS100 852   2,28   0,27%
  • LQ45 648   1,42   0,22%
  • ISSI 224   1,27   0,57%
  • IDX30 360   1,29   0,36%
  • IDXHIDIV20 450   2,37   0,53%
  • IDX80 97   0,26   0,27%
  • IDXV30 124   0,43   0,35%
  • IDXQ30 116   0,50   0,43%

KKP kerja sama kembangkan wilayah konservasi


Jumat, 21 Oktober 2016 / 12:44 WIB


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Kementerian Kelautan dan Perikanan KKP menargetkan luas kawasan konservasi perairan sampai tahun 2020 mencapai 27 juta hektare (ha). Rencananya, wilayah tersebut akan didorong menjadi lokasi wisata dan sentra kelautan dan perikanan terpadu.

Untuk mencapai tujuan tersebut, KKP bekerja sama dengan para stakeholder. Terbaru, KKP menjalin kerja sama dengan Wildlife Conservation Society- Indonesia Program (WCS-IP) tentang pengelolaan kawasan konservasi, jenis ikan yang dilindungi, dan sumber daya ikan Indonesia.

Sjarief Widjaya Sekjen KKP mengatakan, kerja sama ini merupakan langkah awal KKP dengan WCS untuk bersama-sama menyusun strategi dalam menjaga sumber daya kelautan dan perikanan. Sehingga ini dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

“Indonesia saat ini secara serius mengembangkan potensi pariwisata," katanya, Jumat (21/10). Untuk kawasan konservasi yang dijadikan destinasi wisata akan mengutamakan keberlangsungan sumber daya dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami memulai babak baru bekerja sama dengan KKP, membantu pemerintah Indonesia dalam pengelolaan kawasan konservasi, jenis ikan yang dilindungi, dan sumber daya ikan dengan mengedepankan keberlangsungan sumber daya dan kesejahteraan masyarakat melalui program perlindungan, pelestarian, dan pemanfaatan sumber daya,” kata Noviar Andayani Country Director WCS Indonesia Program WCS-IP.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×